Misteri Rp9,1 Milyar dan Pansus yang Dibisukan, Episode Awal Skandal UP3 Tanimbar

- Jurnalis

Jumat, 17 April 2026 - 01:53 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

TANIMBAR, TrendingMaluku.com – Sebuah drama panjang pengelolaan dana negara di Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB) saat ini Kabupaten Kepulauan Tanimbar mulai terkuak.

Cerita ini bermula tahun 2005, ketika kabupaten kepulauan ini menerima alokasi Dana Pembangunan Pelabuhan Perikanan Indonesia (PPI).

Proyek strategis itu dikerjakan oleh kontraktor PT Teguh, dengan subkontraktor bernama Agus Theodorus (AT)

Namun, kejutan muncul setahun berselang. Di tahun 2006, Agustinus Theodorus, memenangkan tender dan langsung menjadi kontraktor utama pelaksanaan pembangunan PPI menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK).

Saat Utang Pihak Ketiga (UP3) Mengendus Pelanggaran
Ini kemudian memicu gejolak adalah masalah Utang Pihak Ketiga (UP3). “Ceritanya memang panjang,” ujar Forner CH Sanamase, yang saat itu diketahui sebagai Ketua DPRD Kepulauan Tanimbar (2004-2009).

Baca Juga :  Lantik Kades Uraur, Waimital Serta Pj Tiang Bendera, Ely Dorong Pembangunan dan Kemajuan

Ketika bau pelanggaran kewenangan mulai tercium, dan dugaan penggunaan dana DAK Kementerian Perikanan untuk PPI tahun 2006 sebesar Rp9.110.000.000 (sembilan miliar seratus sepuluh juta rupiah) mengemuka, langkah cepat diambil.

“Setelah dokumen lengkap kami peroleh, saya membentuk Pansus,” tegas Forner. Pansus bentukan tahun 2007 itu pun resmi bergulir.

Tidak Ada Temuan
Pansus yang dibentuk penuh harapan itu dipimpin oleh Piet Kait Taborat. Namun, ketika babak pelaporan di tingkat paripurna DPRD tiba, publik ddikejutkan

Sang ketua pansus menyatakan bahwa tidak menemukan temuan apa pun terhadap persoalan yang sedang difokuskan untuk digelar sidang.

Pernyataan itu sontak membekukan semua kecurigaan. Sidang ditutup. Kasus menguap.

Adakah Dokumen yang Disembunyikan?
Kisah pansus yang buntu tanpa temuan itu kini mengemuka. kembali hangat dibicarakan. Sejumlah sumber menyebut ada kejanggalan.

Dokumen-dokumen penting hasil kerja pansus yang tiba-tiba tidak pernah muncul dalam sidang paripurna. Bahkan, beberapa anggota DPRD mengaku tidak pernah melihat laporan lengkap.

“Apakah ada dokumen Pansus yang disembunyikan agar tidak diketahui DPRD dan dianggap tidak ada temuan?” ujar Forner mengenang masa lalu sebagai ketua DPRD.

Hingga kini, belum ada konfirmasi resmi dari pihak-pihak terkait, termasuk Piet Kait Taborat. Namun, petunjuk demi petunjuk mulai merangkai teka-teki besar.

Sekuat apa kekuatan yang menekan di balik layar sehingga Pansus sekuat itu bisa tiba-tiba buta?

Siapa yang bermain di balik tembok hening Pansus? Apakah dokumen rahasia itu akan terungkap di episode berikutnya?

Nantikan jawabannya dalam laporan khusus kami. Bersambung…

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sengketa Lahan Blok Masela Berlarut, Masyuri Usulkan Kisar, Malra atau Offshore
BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon
BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari
69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:56 WIT

Sengketa Lahan Blok Masela Berlarut, Masyuri Usulkan Kisar, Malra atau Offshore

Rabu, 4 November 2026 - 06:55 WIT

BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon

Selasa, 3 November 2026 - 10:47 WIT

BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari

Selasa, 3 November 2026 - 05:51 WIT

69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Berita Terbaru