Ambon, Maluku– Upaya memanfaatkan lahan tidur untuk mendukung ketahanan pangan terus dilakukan di Kecamatan Taniwel Timur, Kabupaten Seram Bagian Barat. Salah satu langkah nyata ditunjukkan Camat Taniwel Timur, Thomas Andre Mawene, yang menginisiasi pemanfaatan lahan kosong di kompleks Kantor Camat menjadi areal pertanian produktif.
Pada momentum panen yang berlangsung di area kantor kecamatan pekan kemarin, Mawene bersama sejumlah staf dan warga tampak turun langsung memanen tanaman kacang tanah yang selama beberapa bulan terakhir dibudidayakan di lahan tersebut.
Di tengah hamparan tanaman yang menghijau, kegiatan panen berlangsung dalam suasana sederhana namun penuh semangat. Para pegawai dan masyarakat terlihat bergotong royong mencabut tanaman kacang tanah yang telah memasuki masa panen. Langkah ini menjadi bukti bahwa lahan yang sebelumnya tidak termanfaatkan dapat disulap menjadi sumber produksi pangan yang memberikan nilai ekonomi.
Thomas Andre Mawene mengatakan, pemanfaatan lahan kosong di lingkungan Kantor Camat merupakan bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan sekaligus memberikan contoh kepada masyarakat agar tidak membiarkan lahan potensial menjadi lahan tidur.
“Daripada dibiarkan kosong, kami berinisiatif memanfaatkan lahan ini untuk ditanami kacang tanah. Selain mendukung ketahanan pangan, ini juga menjadi contoh bahwa lahan sekecil apa pun bisa menghasilkan jika dikelola dengan baik,” ujarnya.
Menurut Mawene, hasil panen kali ini cukup menggembirakan. Dari lahan yang dikelola tersebut, produksi kacang tanah diperkirakan mencapai hampir setengah ton, sebuah capaian yang menunjukkan potensi besar sektor pertanian apabila didukung dengan pemanfaatan lahan secara optimal.
Ia menjelaskan, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerja sama seluruh unsur di kecamatan yang terlibat sejak proses pengolahan lahan, penanaman hingga perawatan tanaman.
Lebih jauh, inovasi yang dilakukan Pemerintah Kecamatan Taniwel Timur dinilai sejalan dengan visi pembangunan Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat di bawah kepemimpinan Bupati Asri Arman, yang mendorong penguatan sektor pertanian, pemberdayaan masyarakat serta pemanfaatan potensi lokal sebagai fondasi pembangunan daerah.
Pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan produktif tidak hanya berdampak pada peningkatan produksi pangan, tetapi juga menjadi bentuk edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya kemandirian pangan dan optimalisasi sumber daya yang tersedia di lingkungan sekitar.
Langkah yang dilakukan Camat Taniwel Timur tersebut diharapkan dapat menjadi model bagi desa-desa maupun instansi pemerintah lainnya untuk mengembangkan program serupa. Dengan memanfaatkan lahan kosong yang selama ini terbengkalai, pemerintah dapat menghadirkan ruang produktif yang mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Keberhasilan panen kacang tanah di kompleks Kantor Camat Taniwel Timur menjadi bukti bahwa inovasi sederhana yang berangkat dari kebutuhan lokal mampu menghasilkan manfaat nyata.
Di tengah tantangan pembangunan daerah, pendekatan seperti ini menunjukkan bahwa ketahanan pangan dapat dimulai dari lingkungan pemerintahan sendiri sebelum diperluas ke masyarakat secara lebih luas.***





































































Discussion about this post