Puluhan Ibu Majelis Taklim Nurul Huda Hualoy Khatam Al-Qur’an, Generasi Muda Diajak Jadi Lebih “Kebal” Hoaks

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:21 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Piru, Maluku — Setelah sekian lama belajar dan berkumpul dalam kegiatan keagamaan, puluhan ibu-ibu Majelis Taklim Nurul Huda Negeri Hualoy akhirnya menuntaskan bacaan Al-Qur’an dalam sebuah momentum khataman yang berlangsung penuh rasa syukur., Minggu malam (8/09/2026).

Kegiatan tersebut dipandu langsung oleh para tokoh agama di Negeri Hualoy dan melibatkan masyarakat dari dua kampung, yakni Hualoy dan Tomalehu.

Momentum khataman Al-Qur’an ini juga dihadiri Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Dapil Maluku, Francisco Alimudin Kolatlena.

Ketua Majelis Taklim Negeri Hualoy, Nurlela Said Hehanussa, mengungkapkan rasa syukurnya atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Tentu rasa syukur kepada Allah SWT, karena telah memberikan nikmat kesempatan sehingga kegiatan khataman ini bisa berjalan,” ucapnya.

Menurut Nurlela, Al-Qur’an bukan sekadar kitab suci, tetapi juga menjadi pedoman hidup umat Islam. Karena itu, perempuan yang juga berperan sebagai madrasah pertama bagi anak-anaknya memiliki peran penting dalam menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an.

Ia berharap kebiasaan membaca dan mencintai Al-Qur’an dapat terus ditularkan kepada generasi berikutnya.

Baca Juga :  Berikan Apresiasi dan Dukungan, Presidium MD KAHMI SBB Nilai Pj Bupati Komunikatif

Baginya, pendidikan keagamaan di lingkungan keluarga juga menjadi salah satu bekal bagi anak-anak dan generasi muda dalam menghadapi derasnya arus informasi di era digital.

“Dengan mengajak generasi mencintai Al-Qur’an, mereka tentu akan terhindar dari berbagai hal buruk, termasuk pengaruh media sosial,” ujarnya.

Bukan Sekadar Khataman

Bagi Francisco Alimudin Kolatlena, kegiatan tersebut bukan hanya menjadi momentum berbagi bersama ibu-ibu Majelis Taklim Nurul Huda.

Lebih dari itu, kegiatan keagamaan seperti khataman Al-Qur’an menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat.

“Dengan adanya kegiatan ini setidaknya kita tidak saja berbagi dengan ibu-ibu majelis taklim di Negeri Hualoy, tapi juga ikut bersilaturahim dengan masyarakat secara kolektif,” kata Francisco.

Ia pun mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut dan berharap kegiatan keagamaan yang tumbuh di tengah masyarakat dapat terus dilakukan secara rutin.

Menurutnya, khataman Al-Qur’an tidak hanya memberi makna bagi mereka yang mengikutinya, tetapi juga membawa pesan penting bagi generasi muda agar lebih dekat dengan kegiatan-kegiatan positif dan keagamaan.

Jadi Benteng di Tengah Banjir Informasi

Francisco menilai perkembangan dunia digital saat ini membawa tantangan tersendiri bagi generasi muda. Beragam informasi dapat dengan mudah beredar, termasuk hoaks, isu menyesatkan, hingga konten yang membawa pengaruh buruk.

Baca Juga :  Desakan Kosongkan Rumah Dinas Ketua DPRD Kota Ambon Dinilai Tidak Etis, Tuduhan Pemukulan Telah Dibantah Korban

Karena itu, menurut dia, generasi muda membutuhkan bekal dan filter yang kuat, salah satunya melalui pendidikan serta nilai-nilai keagamaan.

“Karena perkembangan dunia digitalisasi hari ini, banyak sekali isu-isu sesat, pengaruh buruk, penyebaran hoaks. Sehingga kalau anak atau generasi muda tidak memiliki filter atau benteng pertahanan diri yang kuat dari sisi keagamaan maka tentu sangat rentan,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan seperti khataman Al-Qur’an tidak berhenti sebagai seremoni, tetapi dapat menjadi kegiatan yang terus hidup di tengah masyarakat.

“Jadi ini bukan saja momentum yang dipesankan kepada ibu-ibu majelis taklim yang lain, tapi juga bagi generasi muda supaya kegiatan seperti ini rutin atau selalu dilaksanakan,” tuturnya.

Khataman Al-Qur’an Majelis Taklim Nurul Huda pun menjadi lebih dari sekadar penanda selesainya membaca kitab suci. Di tengah derasnya arus digital, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa nilai keagamaan, silaturahmi, dan pendidikan karakter tetap punya ruang penting dalam kehidupan masyarakat.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses
ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub
Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 08:21 WIT

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 November 2026 - 05:23 WIT

Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Senin, 2 November 2026 - 02:20 WIT

Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla

Minggu, 1 November 2026 - 11:11 WIT

ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT