HMI Namlea Desak Polda Maluku Bertindak Tegas terhadap Oknum Polisi Diduga Terlibat Mafia Tambang

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 12 Februari 2025 - 06:27 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Namlea, Maluku– Dinamika pertambangan emas tanpa izin (PETI) di Gunung Botak, Kabupaten Buru, kembali menjadi sorotan. Aktivitas ilegal yang menggiurkan ini diduga melibatkan berbagai pihak, termasuk oknum aparat penegak hukum.

Ketua Bidang PTKP Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Buru, Ikbal Koroy, mendesak Polda Maluku untuk bertindak tegas terhadap dua anggotanya yang diduga terlibat dalam praktik mafia tambang di kawasan tersebut.

Hal itu disampaikan dalam keterangannya kepada awak media di Namlea, Rabu (12/2/2025).

“Kami sangat menyayangkan jika ada tindakan tebang pilih dalam penegakan hukum terhadap anggota kepolisian yang terlibat di pertambangan ilegal Gunung Botak,” ujar Ikbal.

Ia menyoroti dua nama yang beredar di tengah masyarakat, yakni Ipda Edi Budiono Tetelepta (ET), yang saat ini bertugas di Krimsus Polda Maluku, serta Bripka Rustam Efendi (RF), anggota Polres Buru. Kedua oknum ini diduga terlibat dalam praktik ilegal, dengan Bripka RF disebut-sebut membekingi sejumlah alat dompeng dan rendaman emas di kawasan PETI, termasuk milik warga Kayeli bernama Mama Naura.

Lebih lanjut, Ikbal mengungkapkan bahwa dugaan keterlibatan Bripka RF sebelumnya telah menjadi konsumsi publik dan diberitakan oleh media. Namun, hingga kini, tidak ada tindakan tegas dari pihak kepolisian.

Sementara itu, Ipda ET disebut telah lama memiliki pengaruh kuat di wilayah pertambangan ilegal. Berbagai kasus yang melibatkan Tim Krimsus Polda Maluku di bawah kepemimpinannya diduga banyak yang dihentikan tanpa proses hukum yang jelas.

“Kami berharap pimpinan Polda Maluku dapat menegakkan prinsip keadilan dengan tidak membiarkan anggota yang menyimpang terus beraktivitas di kawasan PETI. Jika hukum tidak ditegakkan secara adil, maka kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian akan semakin tergerus,” tegasnya.

Baca Juga :  Pulang dengan Prestasi, MRM Sambut Langsung Kepulangan Tim Mini FootBall Maluku

Atas dasar itu, HMI Cabang Namlea dengan tegas meminta kepada:

  1. Kapolda Maluku
  2. Irwasda Polda Maluku
  3. Propam Polda Maluku
  4. Dirkrimsus Polda Maluku

Untuk segera melakukan pemeriksaan dan evaluasi terhadap dua oknum polisi tersebut serta memberikan sanksi tegas jika terbukti bersalah. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga citra dan kredibilitas Polda Maluku di mata masyarakat.

Sebagai organisasi mahasiswa yang telah lama berkiprah dalam perjuangan bangsa, HMI menegaskan komitmennya dalam mengawal keadilan dan memastikan penegakan hukum berjalan tanpa diskriminasi.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon
BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari
69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses
ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 06:55 WIT

BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon

Selasa, 3 November 2026 - 10:47 WIT

BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari

Selasa, 3 November 2026 - 05:51 WIT

69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah

Senin, 2 November 2026 - 05:23 WIT

Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah

Senin, 2 November 2026 - 02:20 WIT

Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla

Berita Terbaru