Tim SAR Gabungan Selamatkan Lima Nelayan, Ini Kronologi!

- Jurnalis

Minggu, 16 Maret 2025 - 07:22 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku – Tim SAR (Search and Rescue) gabungan dilaporkan menyelamatkan 5 orang nelayan karena mengalami insiden di perairan Pulau Mas, Kota Tual, Minggu (16/3/2025).

Berdasarkan kronologi diterima trendingmaluku.com, lima orang nelayan ini mengalami kerusakan mesin, dan dilaporkan terombang ambing di laut selama berjam-jam lamanya.

Atas laporan tersebut, Tim Basarnas Gabungan yang terdiri dari Pos SAR Kota Tual dan keluarga dari para korban langsung dikerahkan ke koordinat tempat kelima orang tersebut mengalami insiden mati mesin.

“Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Pos SAR Tual dan keluarga korban dikerahkan ke lokasi kejadian sekitar pukul 03.20 WIT menggunakan RIB Pos SAR Tual pada koordinat 5°27’3.13″ S – 132°43’33.15″ E, dengan jarak -+ 10,1 Nautical Mile,” demikian bunyi rilis diterima.

Setelah dilakukan pencarian kurang lebih sejam, sekitar pukul 04.50 WIT, Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan kelima orang nelayan tersebut. Mereka ditemukan dalam keadaan selamat.

“Saat itu mereka terombang-ambing di sekitar perairan Pulau Mas berjarak 4 Nautical Mile dari lokasi kejadian awal. Seluruh korban kemudian dievakuasi menuju Kota Tual guna diserahkan kepada pihak keluarga,” kata rilis tersebut.

Kepala Basarnas Ambon, Muhamad Arafah menjelaskan, longboat tersebut diketahui pada pukul 18.00 WIT, pergi melaut di sekitaran Perairan Pulau Mas, Kota Tual. 

Baca Juga :  Irigasi Rp8,7 Miliar Sariputih "Abunawas," Praktisi Konstruksi Soroti Mutu – Aktivis Maluku Desak Evaluasi dan Usut Tuntas

Sekitar pukul 02.30 WIT, kelima warga ini akan kembali ke daratan, namun tiba-tiba mengalami mati mesin. Mereka bahkan sudah berusaha berkali-kali untuk memperbaiki mesin rusak itu, namun tak kunjung normal.

“Alhamdulillah seluruh korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat dan kini sudah diserahkan kepada pihak keluarga,” ungkapnya.

Berikut ini adalah kelima korban, Lusi Ramean (45), Fikran Madelis (26), Anyong Ramean (30), Harian Watwawan (27) dan Zein (35). (**)

 

 

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses
ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub
Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 08:21 WIT

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 November 2026 - 05:23 WIT

Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Senin, 2 November 2026 - 02:20 WIT

Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla

Minggu, 1 November 2026 - 14:29 WIT

Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT