RPJMD Ambon 2025–2030, Menyulam Pembangunan dengan Benang Lingkungan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 21 Mei 2025 - 08:08 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku— Pemerintah Kota Ambon menggelar Konsultasi Publik I Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) untuk penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025–2030.

Acara yang berlangsung di Hotel Grand Avira pada Rabu (21/5/2025) itu secara simbolis dibuka dengan ketukan palu oleh Walikota Ambon, Bodewin M Wattimena menandai dimulainya proses penting dalam perumusan arah pembangunan jangka menengah Kota Ambon.

Dalam sambutannya, Wali Kota Ambon menegaskan bahwa pembangunan berkelanjutan tidak sekadar menjadi tujuan, melainkan merupakan perjalanan panjang yang memerlukan konsistensi dan kesungguhan lintas sektor.

Wattimena menyoroti pentingnya setiap kebijakan pembangunan memperhitungkan daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup, sekaligus meminimalisir dampak negatif yang mungkin ditimbulkan. Hal ini, menurutnya, merupakan bagian tak terpisahkan dari ketahanan pembangunan yang berkarakter.

Selama lima tahun terakhir, Kota Ambon telah membawa visi sebagai kota manise yang inklusif, toleran, dan berkelanjutan.

Namun, menurut Wattimena, visi tersebut hanya akan menjadi nyata apabila aspek lingkungan hidup diintegrasikan secara utuh ke dalam setiap kebijakan pembangunan.

Ia menekankan bahwa keberlanjutan harus menjadi fondasi bersama, bukan sekadar jargon kebijakan.

Sejumlah isu strategis menjadi perhatian utama dalam penyusunan KLHS untuk RPJMD 2025–2030, mulai dari perubahan iklim global, polusi udara, pengelolaan sampah plastik, hingga alih fungsi lahan yang berdampak pada kerusakan hutan dan keseimbangan ekosistem.

Wattimena juga menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi Teluk Ambon yang semakin rentan akibat pencemaran dan sampah.

Menurutnya, penanganan masalah polusi, terutama emisi kendaraan dan limbah plastik, harus dilakukan secara serius dan terpadu. Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan sampah yang efektif, diikuti oleh peningkatan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Di sisi lain, ekspansi permukiman perlu diantisipasi agar tidak menggerus kawasan hutan dan mengganggu keseimbangan ekologis.

Pemerintah Kota Ambon kata Wattiemna, berharap dokumen RPJMD 2025–2030 yang tengah disusun mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan dengan mengedepankan prinsip keberlanjutan.

Lebih dari sekadar mewujudkan visi kepala daerah, dokumen ini diharapkan menjadi peta jalan yang mampu mengakomodasi kebutuhan masa depan kota secara komprehensif, inklusif, dan berwawasan lingkungan.

“RPJMD bukan hanya untuk memenuhi mandat pemerintahan lima tahunan, tetapi untuk memastikan bahwa setiap langkah pembangunan yang kita ambil hari ini akan berdampak positif bagi generasi yang akan datang,” pungkasnya.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses
ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub
Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 08:21 WIT

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 November 2026 - 05:23 WIT

Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Senin, 2 November 2026 - 02:20 WIT

Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla

Minggu, 1 November 2026 - 14:29 WIT

Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT