Lapas Namlea dan Dinas Pertanian Kabupaten Buru Tindaklanjuti Program Ketahanan Pangan

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 5 Juli 2025 - 13:09 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Namlea, Buru– Menindaklanjuti audiensi sebelumnya terkait penguatan program ketahanan pangan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Namlea menerima kunjungan tim dari Dinas Pertanian Kabupaten Buru untuk melakukan survei lapangan, Sabtu (5/7). Survei ini bertujuan untuk memetakan potensi serta kebutuhan riil sarana dan prasarana pertanian yang dimiliki Lapas.

Sebanyak lima orang petugas dari Dinas Pertanian terjun langsung ke lokasi dan disambut oleh Kepala Lapas Namlea, Muh. M. Marasabessy, didampingi Kepala Subseksi Pembinaan, Mustafa La Abidin. Tim melakukan survei menyeluruh terhadap lahan pertanian yang berada di luar area blok hunian Lapas.

“Kegiatan ini merupakan langkah awal dalam perencanaan bantuan yang telah kami bahas sebelumnya bersama Dinas Pertanian, berupa pupuk, obat-obatan, serta alat pertanian. Survei ini penting agar bantuan yang diberikan nantinya sesuai dengan kondisi dan kebutuhan aktual di lapangan,” jelas Marasabessy.

Baca Juga :  BPOM Ambon Lakukan Monitoring dan Evaluasi PMT Bulan Pertama Program Inovasi Gebrakan Stunting

Ia menambahkan bahwa Lapas Namlea memiliki keunggulan dari sisi ketersediaan lahan, yang seharusnya dapat dioptimalkan untuk mendukung program ketahanan pangan. Namun, tantangan masih dihadapi, khususnya dalam hal kualitas tanah dan keterbatasan sarana pertanian.

“Struktur tanah kami cenderung berpasir, sehingga kurang ideal untuk pertumbuhan tanaman. Kami sangat membutuhkan pupuk kandang guna meningkatkan kandungan unsur hara. Selain itu, pengadaan bibit, pupuk, dan obat-obatan juga masih menjadi kendala karena keterbatasan anggaran,” ungkapnya.

Selain melakukan survei, tim Dinas Pertanian juga memberikan penyuluhan teknis kepada jajaran Lapas Namlea mengenai praktik pertanian yang baik dan efisien. Mereka turut meninjau pengelolaan lahan yang telah berjalan, sebagai bahan evaluasi untuk pengembangan di masa mendatang.

Kolaborasi antara Lapas Namlea dan Dinas Pertanian ini diharapkan mampu memperkuat kontribusi institusi pemasyarakatan dalam mendukung ketahanan pangan melalui pemberdayaan warga binaan dan optimalisasi lahan yang tersedia.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sengketa Lahan Blok Masela Berlarut, Masyuri Usulkan Kisar, Malra atau Offshore
BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon
BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari
69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:56 WIT

Sengketa Lahan Blok Masela Berlarut, Masyuri Usulkan Kisar, Malra atau Offshore

Rabu, 4 November 2026 - 06:55 WIT

BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon

Selasa, 3 November 2026 - 10:47 WIT

BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari

Selasa, 3 November 2026 - 05:51 WIT

69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Berita Terbaru