PT. SIM Ancam Hengkang, Gubernur Maluku Bergerak

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 13 Agustus 2025 - 09:03 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku– Maluku tengah menghadapi ujian besar dalam menjaga kepercayaan investor. PT. Spice Islands Maluku (PT. SIM), pemilik investasi pisang abaka senilai ±Rp600 miliar di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), mengisyaratkan akan menghentikan operasinya.

Penyebabnya, sengketa lahan berkepanjangan dengan warga Dusun Pelita Jaya, Desa Eti, serta ketidakpastian hukum yang kian menekan perusahaan.

Langkah PT. SIM memicu reaksi cepat dari Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa.

Ia berjanji turun tangan langsung untuk mengamankan keberlangsungan investasi tersebut.

“Kami akan berbicara dengan manajemen PT. SIM agar tidak menarik diri. Pemerintah provinsi berkomitmen menciptakan iklim investasi yang sehat dan positif,” ujarnya di Ambon, Rabu (13/8).

Baca Juga :  Satlantas Tual Tetapkan Dua Tersangka dalam Kecelakaan Maut Depan Kantor JNT, Proses Hukum Dipastikan Transparan

Sebagai bagian dari langkah awal, Gubernur akan memanggil Bupati SBB untuk meminta klarifikasi terkait masalah yang dihadapi perusahaan.

“Investasi yang berjalan sesuai aturan harus dilindungi,” tegasnya.

Ketegangan antara PT. SIM dan pemerintah daerah memuncak setelah Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) SBB menyatakan bahwa izin perusahaan bermasalah.

Pernyataan ini, menurut PT. SIM, merusak citra dan menambah ketidakpastian hukum.

Kekecewaan perusahaan disampaikan langsung oleh Direktur PT. SIM, Dorra Rustam, dalam surat resmi kepada Bupati SBB, Asri Arman.

“Investasi di daerah seharusnya mendapat dukungan pemerintah dan dipandang sebagai mitra, bukan sebaliknya,” tulisnya.

Surat itu kini beredar luas di media sosial, memicu perbincangan publik. PT. SIM juga merujuk sejumlah dokumen resmi yang menguatkan posisinya, termasuk surat Bupati SBB terkait penangguhan penggusuran lahan, surat dari DPMPTSP Provinsi Maluku, serta undangan rapat koordinasi penyelesaian lahan dari DPRD SBB.

Jika PT. SIM benar-benar hengkang, SBB berpotensi kehilangan investasi strategis yang telah membuka lapangan kerja, mendorong ekspor, dan memperkuat ekonomi lokal. Lebih jauh, kasus ini dapat menimbulkan efek domino, menurunkan minat investor lain untuk menanam modal di Maluku.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses
ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub
Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 08:21 WIT

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 November 2026 - 05:23 WIT

Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Senin, 2 November 2026 - 02:20 WIT

Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla

Minggu, 1 November 2026 - 14:29 WIT

Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT