Layanan SKCK Terganggu Akibat Internet Down, F-PKS DPRD SBB Desak Polres Buka Jalur Offline

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 11 September 2025 - 13:40 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Piru, Maluku— Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) mendesak Polres SBB segera membuka layanan manual atau offline untuk penerbitan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

Desakan ini muncul lantaran ribuan calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu terancam gagal memenuhi syarat pemberkasan akibat gangguan internet yang melanda wilayah tersebut beberapa hari terakhir.

Ketua Fraksi PKS DPRD SBB, La Ode Risno Judin SP, menegaskan, meski aplikasi Presisi milik Polri merupakan terobosan digital, kondisi internet di SBB saat ini membuat sistem tersebut lumpuh.

“Ini soal kepastian nasib 2.300-an calon pegawai. Kalau hanya mengandalkan aplikasi, banyak yang tidak akan sempat mengurus SKCK sebelum batas 15 September 2025. Karena itu, Polres harus membuka jalur offline agar hak mereka tidak terhambat,” tegas Risno, Kamis (11/9/2025).

Risno juga meminta Pemerintah Kabupaten SBB mengambil langkah cepat dengan memberikan kemudahan lintas instansi, mulai dari dinas tenaga kerja hingga layanan kesehatan guna memperlancar pemberkasan.

Dorongan serupa disampaikan anggota Fraksi PKS, Rahmat Basiha. Ia menekankan perlunya layanan ekstra, termasuk di hari libur.

“Pelayanan harus dibuka Sabtu dan Minggu, 13–14 September, agar peserta yang menumpuk bisa segera terlayani. Bila perlu, diberikan perpanjangan waktu pemberkasan,” ujarnya.

Baca Juga :  Anggota DPR-RI Widya Pratiwi dan PAN Maluku Hidupkan Semangat Berbagi di Jumat Berkah

Keluhan serupa datang dari peserta asal Kecamatan Huamual. Ia mengaku kesulitan mengakses aplikasi Presisi karena lambat dan sering gagal unggah dokumen.

“Jaringan tidak bagus, ditambah server penuh, jadi makin sulit,” ungkapnya.

Situasi tersebut hingga Fraksi PKS DPRD SBB memberikan penegasan, Polres bersama Pemda tidak bisa menunggu normalnya jaringan internet.

Pelayanan manual dianggap satu-satunya solusi darurat agar ribuan calon PPPK paruh waktu tidak kehilangan kesempatan akibat kendala teknis di luar kendali mereka.***Nick

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses
ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub
Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 08:21 WIT

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 November 2026 - 05:23 WIT

Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Senin, 2 November 2026 - 02:20 WIT

Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla

Minggu, 1 November 2026 - 14:29 WIT

Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT