Wapres Gibran Terjadwal ke Maluku, Warga Desak Usut Proyek PLTMG Buru yang Mangkrak 10 Tahun

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 13 Oktober 2025 - 04:52 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku— Menjelang kunjungan kerja Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, ke Provinsi Maluku, masyarakat Kabupaten Buru menyerukan agar pemerintah pusat membuka mata terhadap sejumlah proyek strategis nasional yang terbengkalai.

Salah satunya proyek Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) 10 Mega Watt di Desa Lala, Kecamatan Namlea, yang telah mangkrak hampir satu dekade.

Proyek bernilai puluhan miliar rupiah itu semula digadang-gadang akan menjawab kebutuhan energi listrik masyarakat di Pulau Buru dan sekitarnya. Namun, hingga kini lokasi proyek hanya menyisakan bangunan tak terurus, sementara masyarakat terus menunggu janji penyelesaian yang tak kunjung terealisasi.

Tokoh masyarakat Buru, Jafar Nurlatu, menilai proyek PLTMG Lala menjadi simbol lemahnya pengawasan pemerintah terhadap pembangunan di daerah. Ia berharap kunjungan Wapres Gibran tidak hanya seremonial, tetapi menjadi momentum untuk membuka kembali kasus yang terindikasi bermasalah tersebut.

“Proyek ini sudah menelan dana besar tapi tidak selesai. Kami menduga ada unsur penyimpangan dan mafia tanah yang membuatnya mandek. Kami akan melengkapi bukti untuk dilaporkan ke KPK,” ujar Jafar kepada media ini, Senin (13/10/2025).

Baca Juga :  Pj. Bupati SBB Ajak KADIN Berperan Aktif dalam Meningkatkan Perekonomian Daerah

Ia menambahkan, masyarakat Buru mendesak agar pemerintah pusat, melalui Wapres, memberi perhatian khusus dan mendorong penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang terlibat. “Jangan biarkan proyek strategis nasional hanya jadi monumen mangkrak di tengah masyarakat yang masih hidup dalam keterbatasan listrik,” tegasnya.

Kunjungan Wapres Gibran ke Maluku diharapkan dapat membawa angin segar bagi penyelesaian persoalan infrastruktur dan energi di wilayah timur Indonesia.

Masyarakat berharap, di bawah kepemimpinan generasi muda di tingkat nasional, ada langkah nyata untuk mempercepat pembangunan yang selama ini terhambat oleh praktik korupsi dan ketidakseriusan birokrasi.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sengketa Lahan Blok Masela Berlarut, Masyuri Usulkan Kisar, Malra atau Offshore
BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon
BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari
69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:56 WIT

Sengketa Lahan Blok Masela Berlarut, Masyuri Usulkan Kisar, Malra atau Offshore

Rabu, 4 November 2026 - 06:55 WIT

BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon

Selasa, 3 November 2026 - 10:47 WIT

BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari

Selasa, 3 November 2026 - 05:51 WIT

69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Berita Terbaru