Sejumlah Pedagang Akui Tak Berkutik, Dibayangi Oknum SA Dikenal Pengawal Gubernur

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 01:39 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku — Sejumlah pedagang di kawasan Pasar Mardika mengakui oknum atas nama SA kerap mengatur melalui orang suruhannya. Mereka tak berani melawan karena mengetahui bahwa oknum berinisial SA merupakan sosok yang kerap terlihat mengawal Gubernur Maluku dalam berbagai kegiatan.

Beberapa pedagang yang ditemui media ini pada Jumat (24/10) menuturkan, mereka memilih diam dan menuruti perintah orang-orang suruhan SA karena takut akan ada konsekuensi jika melawan.

“Iya pa… Dong bilang Antua itu yang kawal-kawal pa Gub di mana, dia di situ. Lalu anak-anak di Mardika beberapa jaga perintah. Termasuk katong jualan di luar. Kamaring dong mau bakupul gara-gara pedagang bayar satu juta,” ungkap seorang pedagang yang meminta namanya dirahasiakan.

Baca Juga :  Bupati Bursel Apresiasi Hasil Muswil PAN Maluku: Yakin Partai Kian Solid Menuju 2029

Keterangan serupa juga disampaikan pedagang lain yang menyebut, praktik tersebut sudah berlangsung cukup lama dan melibatkan beberapa orang yang mengatasnamakan orang orang penting di lingkaran pemerintah provinsi.

“Dong (mereka) datang bilang ini perintah dari orang dekat gubernur. Katong mau bilang apa lagi? Takut juga, apalagi nama besar yang disebut-sebut,” ucap pedagang lainnya dengan nada pasrah.

Dia akui, pada Kamis kemarin hampir saja adu jotos diujung cekcok antara pedagang dan bawahan SA.

Baca Juga :  800 Penjaga Rumah Ibadah Terima Insentif dari Pemkot Ambon, Berikut Rinciannya

Sumber internal di lingkungan pengelola pasar menyebut, keberadaan oknum SA dan orang suruhannya sudah sering dikeluhkan, namun hingga kini belum ada langkah nyata dari pihak berwenang untuk menindak.

Kondisi ini membuat pedagang kecil menjadi korban, harus mengeluarkan uang tambahan hanya untuk bisa berjualan di tempat yang sebenarnya dilarang demi lebih dekat dengan pengunjung.

Situasi tersebut menambah panjang daftar persoalan yang membelit Pasar Mardika. Alih-alih menjadi pusat aktivitas ekonomi rakyat yang tertib dan aman, kawasan ini justru terus diwarnai praktik liar dan permainan kekuasaan.

Pemerintah diminta untuk segera turun tangan dan menindak tegas para pelaku, termasuk jika benar terdapat keterlibatan oknum yang mengaku dekat dengan pejabat daerah.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses
ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub
Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 08:21 WIT

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 November 2026 - 05:23 WIT

Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Senin, 2 November 2026 - 02:20 WIT

Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla

Minggu, 1 November 2026 - 14:29 WIT

Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT