Arogansi Kepala BPKAD SBB, Siti Khotidja, Tuai Kecaman dari Forum Jurnalis Perempuan Indonesia

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 6 Januari 2025 - 01:03 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku– Sikap arogan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) kabupaten Seram Bagian Barat, Siti Khotidja, mendapat sorotan tajam dari Ketua Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Provinsi Maluku, Frida Rayman.

Frida menilai tindakan yang ditunjukkan oleh Khotidja terhadap jurnalis perempuan di Maluku sangat tidak pantas dan mencoreng nilai profesionalisme.

“Ingat, kami jurnalis dilindungi oleh UU Pers No. 40 Tahun 1999,” ujar Frida kepada awak media di lantai 7 Kantor Gubernur Maluku, pada Sabtu (6/1/2025).

Menurut Frida, pemerintah daerah, termasuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), seharusnya memberikan ruang yang terbuka untuk pers.

“Kami adalah mitra kerja pemerintah. Harusnya ada keterbukaan dan penghormatan kepada wartawan untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat,” tambahnya.

Baca Juga :  Om Olop, Koran, dan Perlawanan Sunyi dari Pinggir Jalan

Lebih lanjut, Frida menyampaikan kekecewaan mendalam atas perilaku Khotidja.

“Kami, Forum Jurnalis Perempuan Indonesia Provinsi Maluku, menyesalkan tindakan arogan Siti Khotidja. Kami mendesak Penjabat (Pj) Bupati SBB, Dr. Achmad Jais Ely, dan Sekda SBB, Leverne Alvin Tuasuun, untuk segera mengevaluasi pejabat tersebut.”

Kritik serupa juga disampaikan oleh Amel Breemer, seorang jurnalis sekaligus tokoh perempuan Maluku. Amel menganggap bahwa karakter dan sikap Khotidja tidak mencerminkan seorang pemimpin.

“Bagaimana mungkin seseorang seperti dia bisa melayani publik dengan baik, jika terhadap pimpinannya saja, termasuk Pj Bupati dan anggota DPRD, komunikasi mereka tidak direspons? Ini menunjukkan etika yang buruk,” ungkap Amel.

Amel bahkan menyatakan bahwa perilaku Siti Khotidja telah mencerminkan sikap arogan yang berlebihan.

“Kami menilai arogansi Siti Khotidja sudah di luar batas. Masih banyak ASN di SBB yang lebih pantas dan berkompeten untuk menggantikan posisinya,” tegas Amel.

Amel juga mengancam akan menggalang aksi di depan Kantor Bupati SBB jika tuntutan evaluasi terhadap Siti Khotidja tidak segera dilakukan. “Kami akan menyerukan aksi jika tidak ada tindakan tegas. Seorang pemimpin harus memiliki etika, integritas, dan kemampuan melayani masyarakat,” pungkasnya.

Tindakan arogan Khotidja, menurut Amel, telah merusak citra daerah.

“Daerah ini akan hancur jika dipimpin oleh seseorang yang tidak beretika dan arogan seperti Siti Khotidja. Kami berharap ke depan, pemerintah lebih bijak dalam memilih pejabat yang berkarakter baik,” tutupnya.**

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses
ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub
Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 08:21 WIT

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 November 2026 - 05:23 WIT

Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Senin, 2 November 2026 - 02:20 WIT

Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla

Minggu, 1 November 2026 - 14:29 WIT

Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT