KPU SBB Gelar FGD Evaluasi Pilkada 2024, Bahas Tantangan dan Perbaikan

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 25 Februari 2025 - 03:23 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Piru, Maluku– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) menggelar Focus Group Discussion (FGD) terkait penyusunan laporan evaluasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Diskusi ini melibatkan berbagai pihak, termasuk tokoh politik, pemantau pemilu, aktivis, perwakilan Pemerintah Daerah melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil), serta awak media.

Agenda itu berlangsung di D’Luku Caffe Swimming Gemba Kairatu pada Senin, 23 Februari 2025.

Ketua KPU Kabupaten SBB, Abuany Kasilay, membuka diskusi dengan didampingi fasilitator Dr. Reny Henny Nendissa yang merupakan eks Ketua Bagian Hukum Tata Negara/Hukum Administrasi Negara Fakultas Hukum Universitas Pattimura Ambon.

Evaluasi dan Masukan untuk Perbaikan

Dalam sambutannya, Abuany Kasilay menegaskan bahwa KPU sebagai penyelenggara pemilu selalu terbuka terhadap kritik dan saran dari berbagai pemangku kepentingan.

“Kami menyadari bahwa dalam setiap tahapan Pilkada masih terdapat berbagai kekurangan. Melalui diskusi ini, kami berharap ada masukan yang konstruktif untuk menjadi bahan evaluasi, yang nantinya akan kami teruskan ke tingkat provinsi hingga pusat,” ujarnya.

Baca Juga :  Dari Laut Tulehu, Gubernur Maluku Kobarkan Semangat 80 Tahun Kemerdekaan

Kasilay juga mengapresiasi kerja sama semua pihak dalam penyelenggaraan Pilkada 2024 yang sukses, hingga KPU SBB mendapat penghargaan sebagai salah satu penyelenggara terbaik.

“Penghargaan ini bukan hanya untuk KPU, tetapi juga hasil kerja keras seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Saka Mese Nusa,” tambahnya.

Sinergi dengan Dukcapil dan Tantangan Data Pemilih

Dalam sesi diskusi, fasilitator Nendissa  menyoroti sejumlah kendala yang dihadapi dalam evaluasi Pilkada, salah satunya terkait akurasi data pemilih.

Ia menekankan pentingnya sinergi antara KPU dan Pemerintah Daerah, terutama Dukcapil, untuk memastikan keakuratan data pemilih.

“Ada beberapa masukan yang menunjukkan bahwa aspek pendataan masih perlu ditingkatkan. Data pemilih yang akurat sangat krusial karena berdampak pada daftar pemilih tetap dan aspek teknis pemilihan lainnya,” ungkapnya.

Selain itu, Nendissa juga mencatat beberapa catatan penting terkait tahapan dan non-tahapan pemilihan.

Baca Juga :  GAMKI Desak Inspektorat dan APH Usut Dugaan Nepotisme PPPK di Puskesmas Inamosol

Menurutnya, ada aspek yang perlu dikoreksi dalam tahapan Pilkada, sementara di luar tahapan, kerja sama antar-lembaga juga perlu diperkuat, termasuk dalam hal fasilitas dan infrastruktur KPU.

Peran Media dan Harapan untuk Pemilu Mendatang

Dalam diskusi tersebut, Nendissa juga menekankan pentingnya keterlibatan media dalam publikasi tahapan pemilu. Menurutnya, media memiliki peran strategis dalam menyebarkan informasi mengenai tahapan pemilu agar masyarakat lebih teredukasi dan partisipasi meningkat.

“KPU harus lebih banyak melibatkan media untuk mendukung publikasi tahapan dan perkembangan pemilu. Dengan durasi waktu yang sering kali terbatas, media menjadi sarana penting untuk menjangkau masyarakat secara luas,” jelasnya.

Sebagai penutup, ia menegaskan bahwa hasil evaluasi ini akan menjadi bahan penting dalam penyusunan regulasi pemilu di masa depan.

“Berbagai catatan dalam evaluasi ini akan menjadi dasar bagi pembentukan regulasi yang lebih baik. Jika ada perubahan dalam Undang-Undang Pemilu atau Pilkada, maka masukan dari daerah akan menjadi bagian dari penyusunan regulasi tersebut,” pungkasnya.

Diskusi ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi konkret untuk perbaikan penyelenggaraan Pilkada ke depan, demi terciptanya pemilu yang lebih transparan, akuntabel, dan berkualitas.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses
ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub
Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 08:21 WIT

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 November 2026 - 05:23 WIT

Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Senin, 2 November 2026 - 02:20 WIT

Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla

Minggu, 1 November 2026 - 14:29 WIT

Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT