Dokter Muda Unpatti Dibekali Pemahaman JKN

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 19 Maret 2025 - 04:28 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku – BPJS Kesehatan Cabang Ambon terus mengedukasi generasi muda tentang pentingnya Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Kali ini, kuliah umum digelar bagi mahasiswa kedokteran semester akhir Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura (Unpatti), Senin (17/3).

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ambon, Harbu Hakim, menyampaikan apresiasinya atas kerja sama dengan Fakultas Kedokteran Unpatti. Menurutnya, pemahaman JKN sangat penting bagi calon dokter yang nantinya akan terlibat langsung dalam pelayanan kesehatan masyarakat.

“Kami berharap mahasiswa yang hadir bisa memahami sistem JKN secara komprehensif, termasuk prosedur layanan dan hak serta kewajiban peserta,” ujarnya.

Materi yang disampaikan mencakup sistem jaminan sosial kesehatan, mekanisme layanan JKN, serta implementasi program ini di Maluku.

Harbu menambahkan bahwa BPJS Kesehatan terus menjangkau berbagai kelompok, termasuk generasi milenial dan Gen Z, agar lebih sadar akan manfaat JKN.

Ketua Komite Koordinasi Pendidikan Fakultas Kedokteran Unpatti, dr. Enseline Nikijuluw, Sp.N, mengapresiasi inisiatif ini dan menekankan pentingnya mahasiswa memahami JKN sejak dini.

“Kuliah ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa, karena akan membantu mereka dalam praktik klinik maupun ketika terjun langsung ke dunia kerja,” katanya.

Antusiasme mahasiswa terlihat dari berbagai tanggapan positif, salah satunya dari Chelvano Y. Matitaputty.

“Penjelasan dari BPJS Kesehatan membuka wawasan kami tentang sistem asuransi kesehatan nasional. Sebagai calon dokter, ini menjadi bekal penting dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Tri Puspa Rini Dussung Kamoda menyoroti kemudahan layanan digital BPJS Kesehatan, terutama aplikasi Mobile JKN.

“Aplikasi ini sangat membantu, karena peserta JKN bisa mengakses layanan tanpa harus datang ke kantor BPJS Kesehatan,” tuturnya.

BPJS Kesehatan berharap edukasi seperti ini dapat meningkatkan kesadaran generasi muda tentang pentingnya perlindungan kesehatan, serta memperkuat keberlanjutan Program JKN di Indonesia.***

 

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses
ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub
Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 08:21 WIT

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 November 2026 - 05:23 WIT

Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Senin, 2 November 2026 - 02:20 WIT

Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla

Minggu, 1 November 2026 - 14:29 WIT

Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT