Home / SBB

Komisi I DPRD SBB Serap Aspirasi Guru Terkait Tunjangan Daerah Terpencil di Pulau Manipa

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 19 Maret 2025 - 11:08 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Piru, Maluku– Komisi I DPRD Seram Bagian Barat (SBB) menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Kepulauan Manipa dan Kecamatan Huamual Belakang.

Kesempatan ini, para legislator menyerap aspirasi para guru di Pulau Manipa terkait tunjangan daerah terpencil (TDT) yang sejak tahun 2020 tidak lagi diterima.

Camat Kepulauan Manipa, Abdul Karim Lausepa, membuka kegiatan dengan menyoroti berbagai isu yang dihadapi masyarakat, termasuk permasalahan TDT bagi para guru.

Menurutnya, tunjangan tersebut merupakan hak yang seharusnya diterima oleh tenaga pendidik yang bertugas di wilayah terpencil seperti Pulau Manipa.

Setelah sesi pembukaan, perwakilan Komisi I DPRD SBB, yakni Arif Pamana, Rudin Tomia, Risno Judin, dan Freth Ralahalu, menggelar dialog langsung dengan para guru di ruang rapat kantor camat.

Dalam pertemuan yang berlangsung selama satu jam tersebut, para guru mengungkapkan keluhan mereka terkait penghentian TDT sejak tahun 2020, sementara guru di Pulau Kelang dan Pulau Buano masih tetap menerimanya.

“Jika dilihat dari jarak dan aksesibilitas, Pulau Manipa lebih jauh dibandingkan Pulau Kelang dan Buano, tetapi justru kami yang kehilangan tunjangan ini,” ujar salah satu guru yang enggan disebutkan namanya.

Baca Juga :  Kapolda Maluku Didesak Segera Tetapkan Tersangka Kades Piru, Dugaan Suap Rp1,8 Miliar Menguat

Menanggapi hal tersebut, Arif Pamana menyatakan bahwa Komisi I DPRD SBB akan segera menindaklanjuti aspirasi ini dengan melakukan koordinasi bersama instansi terkait.

“Kami baru mengetahui bahwa tunjangan ini telah dihentikan selama lima tahun terakhir. Oleh karena itu, kami akan segera meminta klarifikasi dari pihak berwenang. Jika memungkinkan, tunjangan ini harus dikembalikan. Jika tidak, kami perlu mengetahui dasar hukumnya agar dapat mencari solusi terbaik yang menguntungkan semua pihak,” tegasnya.

Dengan adanya perhatian dari DPRD SBB, diharapkan permasalahan ini dapat segera mendapatkan solusi yang adil bagi para guru di Pulau Manipa, sehingga kesejahteraan tenaga pendidik di wilayah terpencil tetap terjamin.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Masyarakat Taniwel Timur Apresiasi Pangdam Pattimura, Jembatan Merah Putih Jadi Harapan Baru Empat Negeri
Hadapi Kemarau, Polres SBB dan Pemdes Piru Bersihkan Sumber Air Bersejarah Air Nama
Jambore Posyandu SBB 2026 Resmi Dibuka, Maya Baby Lewerissa Dorong Peningkatan Kualitas Kader
Dari Kajian ke Aksi Kolaborasi, IMM dan HMI Ajak Pemuda SBB Ambil Peran dalam Pembangunan Daerah
Ombudsman Minta Pemkab SBB Serius Benahi Pelayanan Publik di Seluruh OPD
Terkendala Sertifikat Tanah, Bangun Kantor DPRD SBB Baru Jadi Opsi
Bupati SBB Pimpin Apel Hari Santri 2026, Tekankan Peran Santri Menuju Indonesia Emas
Kapolres SBB: Santri Punya Peran Strategis Jaga Persatuan dan Wujudkan Indonesia Emas

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:27 WIT

Masyarakat Taniwel Timur Apresiasi Pangdam Pattimura, Jembatan Merah Putih Jadi Harapan Baru Empat Negeri

Jumat, 30 Oktober 2026 - 05:20 WIT

Hadapi Kemarau, Polres SBB dan Pemdes Piru Bersihkan Sumber Air Bersejarah Air Nama

Jumat, 30 Oktober 2026 - 05:15 WIT

Jambore Posyandu SBB 2026 Resmi Dibuka, Maya Baby Lewerissa Dorong Peningkatan Kualitas Kader

Jumat, 30 Oktober 2026 - 05:07 WIT

Dari Kajian ke Aksi Kolaborasi, IMM dan HMI Ajak Pemuda SBB Ambil Peran dalam Pembangunan Daerah

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:59 WIT

Ombudsman Minta Pemkab SBB Serius Benahi Pelayanan Publik di Seluruh OPD

Berita Terbaru