Pemuda Muhammadiyah Maluku Soroti Potensi Konflik Sosial di Maluku, Minta Pemerintah dan Aparat Tanggap Dini

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 3 April 2025 - 17:13 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Maluku, Maluku— Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Maluku melalui memberikan perhatian serius terhadap insiden yang baru-baru ini terjadi di sejumlah desa di Maluku, khususnya di wilayah Maluku Tengah. Insiden yang memakan korban jiwa tersebut mengundang keprihatinan mendalam

Hal ini disampaikan gerbong pemuda negarawan itu melalui Farham Suneth, Kamis (03/04).

Farham menilai hal ini sebagai ancaman terhadap stabilitas sosial di Maluku jika tidak ditangani dengan tepat.

Atas nama Pemuda Muhammadiyah Maluku, Farham menyampaikan pentingnya upaya preventif dalam menangani potensi konflik yang bisa merembet ke desa-desa lain.

Pihaknya menekankan, bahwa jika pihak keamanan tidak segera mengambil langkah tegas dan konsisten, maka risiko konflik akan meluas, menciptakan ketegangan antar desa yang berdampak buruk bagi masyarakat.

Baca Juga :  Momentum Rapimda Koalisi Pemenangan Lawamena, Assagaf : Maluku Akan Lebih Maju di Tangan HL-AV

“Kami mengusulkan perlunya pemetaan wilayah rawan konflik yang lebih baik, di mana pemerintah bersama aparat keamanan harus mendeteksi dan menentukan zona-zona yang berpotensi menjadi titik panas,” jelasnya.

Menurut pihaknya, wilayah seperti Maluku Tengah dan Tual harus menjadi fokus utama dalam penanganan, dengan harapan dapat mencegah terjadinya konflik lebih lanjut.

“Pemerintah dan pihak keamanan harus memiliki desain pemetaan yang jelas, agar dapat bekerja sama dalam mendeteksi potensi konflik sejak dini,” beber Suneth.

Selain itu, Suneth juga menggarisbawahi pentingnya peran pihak keamanan dalam mendeteksi konflik yang berakar pada kesalahpahaman antar individu atau kelompok.

“Konflik sosial sering kali bermula dari kesalahpahaman, dan kita perlu memastikan bahwa aparat keamanan proaktif dalam menangani masalah tersebut,” ujarnya.

Suneth juga menyoroti persoalan-persoalan sosial yang lebih kompleks, seperti sengketa tanah, yang menurutnya belum sepenuhnya ditangani dengan baik oleh pemerintah dan aparat terkait.

Dirinya memberi contoh kasus sengketa tanah di wilayah Tual yang hingga kini belum terdeteksi oleh pihak berwenang.

“Kasus-kasus sengketa tanah ini dapat menjadi pemicu konflik yang lebih besar. Oleh karena itu, perlu adanya tindakan nyata dari pihak keamanan dan pemerintah untuk menyelesaikan masalah ini,” tambahnya.

Suneth mengakhiri komentarnya dengan menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat untuk menciptakan rasa aman dan menjaga kedamaian di Maluku.

Pihaknya berharap agar berbagai pihak dapat bekerja sama untuk mencegah terjadinya konflik yang merugikan masyarakat.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses
ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub
Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 08:21 WIT

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 November 2026 - 05:23 WIT

Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Senin, 2 November 2026 - 02:20 WIT

Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla

Minggu, 1 November 2026 - 14:29 WIT

Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT