Ambon, Maluku– Suherman Ura dan Eliza A. de Lima resmi terpilih sebagai Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Hetu Upu Ana (DPP HUA) periode 2025–2030. Keduanya terpilih dalam Musyawarah Besar Luar Biasa (Mubeslub) VI HUA yang berlangsung Sabtu (31/5) di Aula SUPM Waiheru, Ambon.
Hetu Upu Ana merupakan organisasi kepemudaan, pelajar, dan mahasiswa Jazirah Leihitu yang menaungi paguyuban negeri-negeri di tiga kecamatan: Leihitu, Leihitu Barat, dan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah. Mubeslub ini dihadiri oleh Majelis Latupatti, para Raja, tokoh negeri, serta perwakilan pengurus paguyuban dari wilayah-wilayah tersebut.
Suherman Ura ditetapkan sebagai Ketua Umum setelah menjadi satu-satunya kandidat yang mendaftarkan diri. Usai pemaparan visi-misi, forum Mubeslub secara mufakat menunjuk Eliza A. de Lima sebagai Sekretaris Jenderal dan Risye Hetarion sebagai Bendahara Umum.
Dalam sambutannya, Sekjen terpilih Eliza A. de Lima menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan jalannya Mubeslub. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Majelis Latupatti, para Raja, pemerintah negeri, serta panitia dan peserta Mubeslub yang telah menyelenggarakan kegiatan ini dengan baik. Semoga ini menjadi momentum kebangkitan pemuda, pelajar, dan mahasiswa Jazirah,” ujarnya.
Lebih lanjut, De Lima menegaskan bahwa kepengurusan baru DPP HUA berkomitmen untuk memperjuangkan pemekaran Kabupaten Jazirah Leihitu–Salahutu yang telah lama menjadi aspirasi masyarakat.
“Dalam kepengurusan kami, perjuangan pemekaran akan menjadi salah satu agenda utama. Ini adalah cita-cita bersama demi terwujudnya pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Jazirah,” tegasnya.
Terpilihnya Ura dan De Lima diharapkan menjadi awal konsolidasi gerakan pemuda Jazirah untuk mengambil peran lebih besar dalam pembangunan daerah serta penguatan identitas sosial-politik masyarakat adat di Maluku.***














Komentar