Mardika Ditata – Pedagang Dijaga, Wattimena: Penataan Berdasar Rasa Kemanusian

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 31 Mei 2025 - 12:16 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku– Momentum 100 hari kerja, Walikota Ambon Bodewin M. Wattimena menegaskan bahwa penataan Pasar Mardika bukan semata kebijakan tata kota, melainkan langkah berbasis rasa kemanusiaan untuk melindungi hak dan keberlangsungan hidup para pedagang kecil.

Pernyataan ini disampaikan dalam wawancara eksklusif bersama TVRI Maluku pada Jumat (30/05).

Menurut Wattimena, Pemerintah Kota Ambon hadir bukan untuk menggusur atau menyudutkan pedagang, melainkan memfasilitasi dan memperjuangkan kehidupan mereka yang selama ini menjadi ujung tombak ekonomi rakyat.

“Ini bukan soal siapa yang gagal atau berhasil sebelumnya. Intinya, hari ini kita punya gedung pasar baru yang lebih layak, dan kita manfaatkan demi kesejahteraan bersama,” ungkapnya.

Penataan pasar dilakukan dengan pertimbangan matang. Pemerintah melakukan berbagai pertemuan, bahkan puluhan kali, dengan para pemangku kepentingan termasuk Pemerintah Provinsi melalui dinas terkait, demi memastikan keputusan yang berpihak pada rakyat kecil.

Baca Juga :  Swiss-Belhotel Ambon Gelar Aksi Bersih Pantai di Mardika

“Semua ini untuk kebaikan bersama. Kami ingin menciptakan kondisi pasar yang tertib, bersih, dan nyaman—baik bagi pedagang maupun pembeli,” tegas Walikota.

Wattimena menyoroti kondisi para pedagang yang selama ini berjualan di badan jalan atau area luar pasar, yang kerap menjadi korban eksploitasi oknum tidak bertanggung jawab.

“Mereka dipungut biaya yang sangat tinggi. Akibatnya, mereka harus menjual sayuran dalam ukuran kecil hanya untuk bisa bertahan. Mereka tidak hanya berdagang, mereka sedang berjuang hidup,” jelasnya dengan nada prihatin.

Sebagai solusi, Pemkot mengusulkan relokasi ke Gedung Putih—fasilitas baru yang bebas dari pungutan liar dan dapat memberikan rasa aman serta kenyamanan bagi pedagang. Ini bukan sekadar relokasi, tapi upaya memberi ruang yang lebih manusiawi bagi mereka.

Tak hanya itu, Pemkot Ambon juga menyiapkan rencana pembangunan Pasar Papalele Square, sebuah kawasan baru yang akan menjadi pusat ekonomi kreatif berbasis budaya lokal.

“Kita akan hidupkan kembali identitas lokal. Pedagang akan berdagang dengan berkebaya, seperti dulu. Kawasan itu juga akan jadi pusat kuliner malam dan dilengkapi parkiran terpusat, agar tidak lagi ada kesemrawutan di badan jalan,” terang Walikota.

Proyek ini, menurutnya, siap dieksekusi pada tahun depan, dan akan menjadi ruang berjualan yang tertib, teratur, dan sarat nilai budaya lokal.

Dalam upaya menyempurnakan konsep pembangunan kota yang inklusif, Walikota juga mengajak kalangan akademisi untuk ikut menyumbangkan pemikiran.

“Kami butuh kajian ilmiah untuk menjawab tantangan sosial dan ekonomi Ambon ke depan. Ini adalah kerja bersama,” tutupnya.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses
ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub
Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 08:21 WIT

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 November 2026 - 05:23 WIT

Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Senin, 2 November 2026 - 02:20 WIT

Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla

Minggu, 1 November 2026 - 14:29 WIT

Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT