Waihatu, Maluku— Panglima Kodam XV/Pattimura Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo, S.Sos., M.M. bersama Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XV/Pattimura Ny. Henny Putranto Gatot melaksanakan kunjungan kerja di Desa Waihatu, Kecamatan Kairatu Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), dalam rangka Panen Raya Padi Unggul “Sinar Mentari”.
Kehadiran Pangdam menjadi simbol dukungan kuat TNI terhadap program ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah Maluku.
Rombongan Pangdam tiba di lokasi sekitar pukul 10.15 WIT dan disambut dengan prosesi penyematan caping oleh Ketua Gapoktan setempat serta penampilan bela diri tradisional Pagar Nusa. Turut mendampingi dalam rombongan antara lain Danrem 151/Binaiya Brigjen TNI Antoninho Rangel Da Silva, S.I.P., M.Han., sejumlah pejabat utama Kodam XV/Pattimura, serta para istri anggota Persit.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh unsur Forkopimda Kabupaten SBB, di antaranya Sekda Leverne A. Tuasuun, M.Si. yang mewakili Bupati, Dandim 1513/SBB Letkol Inf Rudolf Gleend Paulus beserta jajaran, Kapolres SBB AKBP Andi Zulkifli, S.I.K., M.M., Kajari SBB Bambang Haripurwanto, S.H., M.H., kepala OPD, camat, DPRD, kelompok tani dari Desa Waihatu dan Waimital, serta lebih dari seratus tamu undangan.
Dalam sambutannya, Sekda SBB menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada jajaran TNI yang telah membantu meningkatkan produktivitas pertanian di wilayahnya.
Ia menegaskan bahwa panen padi unggul ini merupakan langkah nyata untuk memperkuat kemandirian pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia juga menutup sambutan dengan pantun yang menggugah semangat para petani.
Mayjen TNI Putranto dalam sambutannya menegaskan pentingnya kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan. Ia menyampaikan rasa syukur dapat kembali hadir setelah tiga bulan sebelumnya ikut menanam bibit padi unggul Sinar Mentari di lokasi tersebut.
Hasil panen kali ini disebut sangat memuaskan, dengan estimasi mencapai 8 ton per hektare. Namun, ia juga mengingatkan bahwa sebagian hasil panen akan disisihkan untuk pembibitan sebagai bagian dari uji coba berkelanjutan.
Pangdam mengapresiasi kerja keras para petani dan menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi pertanian modern untuk meningkatkan efisiensi panen.
Ia menyatakan bahwa sinergi antar elemen masyarakat dan aparat sangat diperlukan untuk menjaga stabilitas dan menciptakan lingkungan yang aman, sehingga seluruh potensi daerah dapat berkembang secara maksimal.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar, dimulai dari perjalanan laut dari dermaga Liang menuju Waipirit, lalu dilanjutkan ke lokasi panen.
Setelah pelaksanaan panen raya dan sesi foto bersama, rombongan melanjutkan kegiatan dengan ramah tamah dan makan siang bersama Forkopimda di Akropolis Caffe Gemba. Kegiatan diakhiri dengan ibadah salat Zuhur di Masjid Nurul Falah Waimital sebelum rombongan bertolak kembali menuju Masohi, Maluku Tengah.*** VL














Komentar