Ambon, Maluku — Muhammad Reza Mony atau yang dikenal dengan MRM resmi ditetapkan sebagai Ketua Umum Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Provinsi Maluku masa bakti 2025–2028. Penetapan ini menggantikan kepemimpinan M. Azis Tunny yang telah menjabat pada periode sebelumnya.
Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Musyawarah Daerah HIPMI Maluku Nomor: 007/MUSDA-PROV.MALUKU/HIPMI/VI/2025 dan diumumkan secara resmi dalam rangkaian Musyawarah Daerah (Musda) ke-XII HIPMI Maluku yang digelar di Ballroom Hotel Santika, Ambon, Senin (23/6).
MRM menjadi calon tunggal dan terpilih secara demokratis sesuai Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) HIPMI serta peraturan organisasi yang berlaku.
Musda XII ini dihadiri oleh berbagai elemen strategis, termasuk perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, BPD HIPMI Papua Barat, kalangan perbankan, organisasi profesi, serta seluruh pengurus HIPMI se-Maluku.
Visi Kolaboratif dan Fokus UMKM
Dalam pidato perdananya, MRM menegaskan komitmennya untuk mendorong pertumbuhan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai penggerak utama ekonomi daerah.
“Kami akan terus mendorong anak-anak muda mengembangkan kreativitas mereka, terutama di bidang UMKM. Kami ingin membangun kerja sama dengan pengusaha-pengusaha menengah agar usaha mereka bisa naik kelas. Ini akan menjadi prioritas utama kami,” ujar Reza.
Selain UMKM, Reza menyoroti pentingnya membangun konektivitas antara pengusaha lokal dan pemerintah dalam menarik investasi berbasis potensi daerah.
“Kami akan membangun jejaring dengan pemerintah daerah untuk membuka peluang investasi di sektor-sektor potensial seperti perikanan, pertanian, dan energi. Maluku punya kekayaan sumber daya alam yang belum terkelola maksimal. Ini yang akan kami dorong,” tambahnya.
Reza juga menyinggung tantangan kebijakan efisiensi nasional yang turut berdampak pada pengusaha di daerah, terutama di wilayah kepulauan seperti Maluku.
“Kebijakan efisiensi pusat sangat terasa di daerah. Tapi kami ingin dorong agar pengusaha lokal bisa lebih mandiri dan menopang ekonomi daerah dengan kekuatan sendiri,” pungkasnya.
Pesan Ketua Umum Demisioner
Sementara itu, Ketua Umum BPD HIPMI Maluku periode 2021–2024, M. Azis Tunny, menyampaikan harapannya agar kepemimpinan baru mampu memperkuat konsolidasi dan rekonsiliasi organisasi.
“HIPMI tetap eksis sampai detik ini berkat dukungan banyak pihak. Saya berharap di bawah kepemimpinan Reza, konsolidasi dan rekonsiliasi terus dilakukan untuk bersama-sama membangun Maluku melalui sinergi dengan pemerintah,” ucap Azis singkat.***














Komentar