Minta Keterbukaan Data Penyerapan Tenaga Kerja, Potensi Pemuda Maluku Wajib Diakomodir

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 1 Juli 2025 - 10:48 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku — Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Maluku mendorong Pemerintah Provinsi Maluku untuk membuka secara transparan data penyerapan tenaga kerja pemuda yang diklaim telah mencapai belasan ribu orang sejak Gubernur Hendrik Lewerissa dilantik.

Desakan ini disampaikan menyusul pernyataan Gubernur dalam podcast RRI, 30 Juni 2025 lalu, yang menyebutkan bahwa pihaknya telah menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar. Namun, hingga kini tidak ada publikasi resmi mengenai rincian data tersebut, termasuk jumlah pemuda yang terlibat di dalamnya.

Wakil Ketua Bidang Potensi Kepemudaan DPD KNPI Maluku, Sadam Bugis, mengatakan bahwa keterbukaan informasi ini sangat penting untuk memastikan bahwa pemuda Maluku benar-benar menjadi bagian dari proses pembangunan, bukan hanya dijadikan objek dalam retorika politik.

“Kami menuntut keterbukaan informasi publik, khususnya terkait penyerapan tenaga kerja dari kalangan pemuda. Kalau benar ada belasan ribu yang terserap, mana datanya? Di sektor mana? Melalui program apa? Ini menyangkut nasib generasi muda Maluku,” tegas Sadam, Selasa (1/7).

Ia menilai bahwa penyampaian klaim tanpa dukungan data faktual berpotensi menciptakan disinformasi di tengah masyarakat. Hal ini, menurutnya, bertentangan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas publik.

“Ini adalah kegagalan komunikasi publik dari seorang kepala daerah. Informasi mengenai ketenagakerjaan pemuda harus terbuka, bisa diakses dan dikaji publik. Jangan melempar angka tanpa tanggung jawab,” ujar Sadam.

KNPI juga menyampaikan keprihatinan terhadap kondisi ketenagakerjaan anak muda di Maluku, terutama di Kota Ambon, yang dinilai masih belum menunjukkan perbaikan signifikan. Sadam mengingatkan bahwa data yang tidak terbuka justru bisa menyembunyikan persoalan struktural di balik kebijakan yang terlihat menjanjikan.

“Kalau pemerintah memang berkomitmen terhadap pengembangan potensi pemuda, maka harus dibuktikan dengan data dan program nyata. Bukan sekadar narasi politik,” tambahnya.

Menanggapi hal ini, Ketua KNPI Maluku, Arman Kalean, juga mengingatkan pentingnya keberpihakan terhadap pemuda dalam kebijakan ketenagakerjaan.

“Meminjam bahasa Bung Arman Kalean, jangan sampai di realitas lapangan, bonus demografi justru berubah menjadi bumerang demografi. Karena itu, data penyerapan tenaga kerja pemuda sangat penting untuk dibuka ke publik,” tegas Sadam.

KNPI Maluku mendesak Gubernur Maluku untuk segera menyampaikan klarifikasi resmi serta mempublikasikan data penyerapan tenaga kerja, terutama dari kalangan pemuda, melalui saluran informasi publik yang sah.

Ini penting agar masyarakat, khususnya generasi muda, mendapatkan gambaran riil terhadap peluang kerja yang tersedia.

“Pemuda Maluku berhak tahu apakah mereka benar-benar dilibatkan dalam pembangunan daerah ini. Keterbukaan informasi bukanlah kebijakan tambahan, melainkan kewajiban,” tutup Sadam.

Untuk diketahui, dalam podcast salah satu media pelat merah yang disiarkan 30 Juni 2025, Gubernur Hendrik Lewerissa menyatakan bahwa sejak dirinya dan Wakil Gubernur Abdullah Vanath dilantik untuk masa bakti 2025–2030, pihaknya telah bekerja keras mendorong sektor ekonomi dan lapangan kerja.

Bahkan telah menyerap beladan ribu tenaga kerja. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi terkait rincian penyerapan tenaga kerja, khususnya dari kelompok pemuda. ***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses
ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub
Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 08:21 WIT

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 November 2026 - 05:23 WIT

Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Senin, 2 November 2026 - 02:20 WIT

Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla

Minggu, 1 November 2026 - 14:29 WIT

Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT