Ambon, Maluku– Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, menegaskan pentingnya peran strategis para pejabat dalam menjawab tantangan Visi-Misi serta 17 Program Prioritas Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Hal ini disampaikannya saat membuka kegiatan evaluasi dan uji kompetensi bagi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkup Pemerintah Kota Ambon.
“Yang paling penting adalah bagaimana para pemangku jabatan mampu menjawab tantangan visi-misi serta program prioritas kepala daerah,” ujar Wattimena.
Ia menekankan, sosok birokrat yang dibutuhkan saat ini bukan hanya yang memahami tugas pokok dan fungsi, namun juga mampu merealisasikan tujuan pemerintahan secara konkret.
“Oleh karena itu, kegiatan ini menjadi embrio awal bagi Pemkot dalam menyusun skema penataan birokrasi yang berkelanjutan,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Wali Kota menyampaikan bahwa hasil dari kegiatan ini akan menjadi dasar dalam proses rotasi jabatan. Untuk posisi JPT Pratama yang masih kosong, akan dilakukan seleksi terbuka, termasuk pula jabatan Administrator dan Pengawas.
“Dengan demikian, seluruh kebutuhan jabatan di lingkungan Pemerintah Kota Ambon dapat terisi secara optimal,” tegasnya.
Wattimena juga mengingatkan bahwa proses rotasi dan mutasi ini menjadi ruang kompetisi yang adil bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN). Semua ASN diberikan kesempatan yang sama tanpa diskriminasi.
“Tidak boleh ada yang dihalangi untuk ikut berkompetisi. Jika tahapan dilalui dengan baik dan kinerja ditunjukkan secara profesional, maka jenjang karier dalam birokrasi akan berjalan sebagaimana mestinya,” tandasnya.
Ia berharap, penataan birokrasi yang tengah dilakukan ini akan berdampak positif terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik di Kota Ambon.
Sebagai informasi, kegiatan ini akan berlangsung hingga 4 Juli mendatang, dengan peserta dibagi dalam dua kelompok: evaluasi kinerja bagi lima pejabat JPT yang telah menjabat lebih dari lima tahun, serta uji kompetensi bagi 23 pejabat JPT dengan masa jabatan kurang dari lima tahun.****














Komentar