Akan Digelar Moluccas Film Festival 2025: Panggung Bersama Sineas Muda Maluku

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 08:38 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku— Moluccas Film Festival (MoFFest) 2025, sebuah festival film berskala nasional, akan digelar pada 18–19 September 2025 mendatang di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Pattimura, Ambon. Festival ini menjadi penanda semangat baru dunia sinema Maluku yang semakin tumbuh dalam satu dekade terakhir.

Direktur Festival MoFFest, Piet Manuputty, Sabtu (02/08) mengatakan, MoFFest lahir sebagai ruang temu antara sineas Maluku dengan pelaku industri film nasional.

Lebih dari sekadar ajang apresiasi, festival ini menjadi bagian dari upaya bersama membangun ekosistem perfilman yang berkelanjutan di kawasan timur Indonesia.

“MoFFest diinisiasi sebagai ruang pertemuan dan kolaborasi antara pembuat film lokal dan stakeholder perfilman nasional. Ini adalah momentum untuk memperkuat jembatan kreativitas antara pusat dan daerah,” ujar Piet.

Menurutnya, festival film sejatinya merepresentasikan wajah masyarakat. Karena itu, MoFFest diharapkan dapat menjadi milik bersama, dinikmati dan dirayakan oleh semua kalangan, tidak hanya komunitas film.

Baca Juga :  Ibadah Imlek 2025 Sebagai Jembatan Kesejahteraan dan Kebaikan Umat Konghucu

“Kami ingin MoFFest tidak elitis. Ini adalah ruang bersama untuk semua masyarakat. Film adalah bahasa yang universal dan bisa menyatukan siapa saja,” tambahnya.

Mengawali tahun pertamanya, MoFFest menggelar program Road to MoFFest 2025: Tamasya ke Bioskop, yaitu pemutaran film keliling di sejumlah wilayah sebagai upaya memperluas literasi sinema di tengah masyarakat.

Pada puncak perhelatannya, kata Piet, MoFFest menghadirkan berbagai program utama, mulai dari Short Film Competition, Special Screening, Lokakarya Film, hingga forum diskusi bertajuk Landscape dan Bacarita Komunitas.

MoFFest juga akan menggandeng pelaku usaha mikro melalui Pasar UMKM, mempertemukan dunia kreatif dan pemberdayaan ekonomi lokal.

Piet mempertegas harapan besar pihaknya, agar MoFFest tidak berhenti sebagai acara tahunan biasa, tetapi mampu menjadi platform penggerak identitas budaya dan kreativitas generasi muda Maluku.

“Kami mengundang semua pihak untuk mendukung dan terlibat. MoFFest harus menjadi warisan budaya visual yang hidup dan terus bergerak ke depan,” tutup dia.

Sementara Kurator MoFFest, Jandri Welson Pattinama, menyatakan, kompetisi film pendek menjadi ruang strategis untuk memperkenalkan narasi-narasi lokal dari sudut pandang sineas muda Maluku.

“Kami membuka open submission mulai 2 Agustus hingga 2 September 2025. Ini kesempatan emas bagi para pembuat film di Maluku untuk menunjukkan bagaimana mereka memaknai realitas melalui sinema,” kata Jandri.

MoFFest juga menggelar Special Screening, dengan mengundang enam film pendek karya sineas dari wilayah Indonesia Timur yang telah diakui dalam festival nasional maupun internasional.

“Special Screening adalah ruang pertukaran. Kita ingin melihat bagaimana para pembuat film Indonesia Timur mengangkat kearifan lokal menjadi kisah universal yang bisa diterima di banyak tempat,” jelasnya.

Jandri juga menekankan pentingnya ruang diskusi dan lokakarya sebagai sarana pendidikan dan pengembangan kapasitas sineas lokal.

“Ruang-ruang edukatif seperti lokakarya dan diskusi Landscape ini penting untuk mempertemukan teori, praktik, dan pengalaman lintas generasi. Kita ingin membentuk budaya film yang kuat di Maluku,” pungkasnya.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Momentum Sumpah Pemuda, Subhan Pattimahu Dorong Prabowo Bentuk Kementerian Peranan Pemuda
Meriahkan Sumpah Pemuda 2026, IMM dan HMI SBB Kolaborasi Gelar Dialog Publik
Tiga Menteri Direncanakan Hadiri Muktamar KAMMI ke-14 di Ambon
UIN AM Sangadji Ambon dan Pemkab Seram Bagian Timur Teken MoU, Perkuat Kolaborasi Pembangunan Daerah
Seminar Nasional FISK IAKN Ambon, Bicara Perubahan Sosial Hingga Krisis Ekologis di Maluku
Dari Kampus ke Masyarakat, 4 Lulusan FH UNLESA Siap Mengabdi di Bumi Tanimbar
Siswi MA Ar-Rahman Limboro SBB Kembali Wakili Maluku di Parlemen Remaja 2026
Ismail Borut Dosen UM Maluku Tuntaskan Riset, Lahirkan Dua Buku Integrasi Islam dan Sains

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:30 WIT

Momentum Sumpah Pemuda, Subhan Pattimahu Dorong Prabowo Bentuk Kementerian Peranan Pemuda

Kamis, 22 Oktober 2026 - 03:54 WIT

Meriahkan Sumpah Pemuda 2026, IMM dan HMI SBB Kolaborasi Gelar Dialog Publik

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:04 WIT

Tiga Menteri Direncanakan Hadiri Muktamar KAMMI ke-14 di Ambon

Selasa, 13 Oktober 2026 - 05:17 WIT

UIN AM Sangadji Ambon dan Pemkab Seram Bagian Timur Teken MoU, Perkuat Kolaborasi Pembangunan Daerah

Selasa, 29 September 2026 - 10:35 WIT

Seminar Nasional FISK IAKN Ambon, Bicara Perubahan Sosial Hingga Krisis Ekologis di Maluku

Berita Terbaru