Home / SBB

DPD KBHI SBB Kecam PT. SIM: Diduga Picu Konflik dan Merugikan Masyarakat

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 14 Agustus 2025 - 02:34 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Piru, Maluku, -Dewan Pengurus Daerah (DPD) Keluarga Besar Huamual Indonesia (KBHI) Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) mengecam PT. Spice Islands Maluku (PT SIM) atas dugaan tindakan yang selalu memicu kegaduhan di wilayah tersebut, serta menciptakan narasi seolah-olah menjadi pihak yang terzalimi.

Menurut KBHI SBB, sejak masuknya PT SIM ke Kabupaten SBB, perusahaan ini dinilai kerap menimbulkan konflik di tengah masyarakat, bahkan hingga menyebabkan adanya korban jiwa. Konflik ini dipicu oleh sengketa lahan yang terjadi di Dusun Resetlemen, Pulau Osi, Pelita Jaya, dan Dusun Pohon Batu, yang melibatkan Desa Kawa dan Eti.

Sekretaris DPD KBHI Kabupaten SBB, Abdullah Hitimala S.Pi, menyampaikan hal ini kepada wartawan di Piru pada Kamis (14/08/2025). Ia menilai bahwa langkah Bupati Seram Bagian Barat, Ir. Asri Arman, dalam mengeluarkan surat penangguhan sementara terhadap aktivitas PT SIM di lahan yang masih bersengketa dan lahan yang tidak berdampak Tetap Beraktivitas, merupakan upaya untuk menghindari konflik berkepanjangan dan mencari solusi terbaik.

Baca Juga :  Dinas Pendidikan SBB Akui dan Sesali Puluhan Siswa Keracunan, Polres SBB Meluncur ke TKP

“Langkah yang diambil oleh Bapak Bupati sudah tepat, ini adalah bentuk komitmen pemerintah daerah untuk melindungi masyarakat dan mencari jalan tengah yang adil bagi semua pihak,” ujar Hitimala.

Lebih lanjut, Hitimala menekankan pentingnya investasi bagi kemajuan daerah, termasuk Kabupaten Seram Bagian Barat. Namun, ia mengingatkan agar investasi tersebut tidak boleh sampai merugikan masyarakat setempat atau menciptakan konflik sosial.

“Investasi itu penting untuk meningkatkan perekonomian daerah, tapi jangan sampai investasi itu justru membunuh masyarakat kita sendiri atau membuat konflik antar warga. Harus ada keseimbangan antara kepentingan investasi dan kepentingan masyarakat,” tegasnya.

KBHI SBB berharap agar PT SIM dapat lebih bijak dalam menjalankan operasionalnya di Kabupaten SBB, serta menghormati hak-hak masyarakat dan menyelesaikan sengketa lahan secara damai dan transparan.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Masyarakat Taniwel Timur Apresiasi Pangdam Pattimura, Jembatan Merah Putih Jadi Harapan Baru Empat Negeri
Hadapi Kemarau, Polres SBB dan Pemdes Piru Bersihkan Sumber Air Bersejarah Air Nama
Jambore Posyandu SBB 2026 Resmi Dibuka, Maya Baby Lewerissa Dorong Peningkatan Kualitas Kader
Dari Kajian ke Aksi Kolaborasi, IMM dan HMI Ajak Pemuda SBB Ambil Peran dalam Pembangunan Daerah
Ombudsman Minta Pemkab SBB Serius Benahi Pelayanan Publik di Seluruh OPD
Terkendala Sertifikat Tanah, Bangun Kantor DPRD SBB Baru Jadi Opsi
Bupati SBB Pimpin Apel Hari Santri 2026, Tekankan Peran Santri Menuju Indonesia Emas
Kapolres SBB: Santri Punya Peran Strategis Jaga Persatuan dan Wujudkan Indonesia Emas

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:27 WIT

Masyarakat Taniwel Timur Apresiasi Pangdam Pattimura, Jembatan Merah Putih Jadi Harapan Baru Empat Negeri

Jumat, 30 Oktober 2026 - 05:20 WIT

Hadapi Kemarau, Polres SBB dan Pemdes Piru Bersihkan Sumber Air Bersejarah Air Nama

Jumat, 30 Oktober 2026 - 05:15 WIT

Jambore Posyandu SBB 2026 Resmi Dibuka, Maya Baby Lewerissa Dorong Peningkatan Kualitas Kader

Jumat, 30 Oktober 2026 - 05:07 WIT

Dari Kajian ke Aksi Kolaborasi, IMM dan HMI Ajak Pemuda SBB Ambil Peran dalam Pembangunan Daerah

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:59 WIT

Ombudsman Minta Pemkab SBB Serius Benahi Pelayanan Publik di Seluruh OPD

Berita Terbaru