Karyawan PT SIM Selamatkan Bendera Merah Putih Saat Tiang Bendera Patah Ditengah Demo Bupati SBB

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 27 Oktober 2025 - 11:58 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Piru, Maluku — Aksi unjuk rasa para karyawan PT Spice Island Maluku (PT SIM) di depan Kantor Bupati Seram Bagian Barat (SBB) diwarnai peristiwa tak terduga. Saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut pada pukul 14.15 WIT, tiang bendera Merah Putih yang berdiri di halaman kantor tiba-tiba patah, Senin, (27/10).

Melihat kejadian itu, Anas, seorang karyawan PT SIM yang turut dalam aksi tersebut, spontan berlari di tengah hujan untuk menyelamatkan bendera Merah Putih agar tidak jatuh dan terinjak tanah.

Meski dalam kondisi basah kuyup, Anas berhasil memegang dan melipat bendera dengan hati-hati, sambil memastikan simbol negara itu tetap terjaga kehormatannya.

Aksi cepat tanggap Anas mendapat apresiasi dari pegawai dan masyarakat yang berada di lokasi, karena dinilai mencerminkan rasa nasionalisme di tengah situasi aksi yang memanas.

Tiang bendera yang patah diduga karena kondisinya sudah usang dan tidak mampu menahan terpaan angin serta hujan deras.

Hingga pukul 17.30 WIT, pantauan di lokasi menunjukkan belum ada petugas dari Pemerintah Kabupaten SBB yang mengganti tiang bendera yang patah tersebut.

Aksi Karyawan PT SIM Tuntut Bupati Cabut Surat Penangguhan

Sebelumnya, ratusan karyawan PT SIM yang tergabung dalam Forum Gerakan Tenaga Kerja untuk Keadilan PT SIM, dipimpin oleh Koordinator Lapangan Melky Sedek Tuhehay bersama Jacobis Hehatubun, menggelar aksi damai di depan Kantor Bupati SBB.

Dalam orasinya, para pekerja menuntut Bupati Seram Bagian Barat, Asri Arman, untuk segera mencabut surat izin penangguhan sementara yang menyebabkan operasional PT SIM berhenti dan ribuan pekerja kehilangan mata pencaharian.

Baca Juga :  Pisang Abaka dan Ekonomi Daerah, Bupati SBB Abaikan Perintah Gubernur Maluku

“Jika hari ini surat pencabutan izin tidak diserahkan kepada kami, maka kami akan tetap bertahan dan tidur di depan Kantor Bupati,” tegas Melky Sedek Tuhehay dalam orasinya.

Jacobis Hehatubun juga menyampaikan kekecewaannya terhadap sikap pemerintah daerah.

Ia menegaskan bahwa jika tuntutan tidak dipenuhi, para pekerja siap melakukan aksi lanjutan, termasuk memblokir akses jalan di Desa Nuruwe dan Desa Kawa.

Para demonstran membawa spanduk bertuliskan pesan penolakan terhadap rencana proyek Maluku Integrated Port (MIP), jika PT SIM ditutup secara permanen.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Seram Bagian Barat belum menemui massa aksi untuk menanggapi tuntutan tersebut.*** NUS

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sengketa Lahan Blok Masela Berlarut, Masyuri Usulkan Kisar, Malra atau Offshore
BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon
BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari
69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:56 WIT

Sengketa Lahan Blok Masela Berlarut, Masyuri Usulkan Kisar, Malra atau Offshore

Rabu, 4 November 2026 - 06:55 WIT

BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon

Selasa, 3 November 2026 - 10:47 WIT

BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari

Selasa, 3 November 2026 - 05:51 WIT

69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Berita Terbaru