Yayasan SAHARI: Menyalakan Semangat Pemberdayaan dari Pesisir Maluku

- Jurnalis

Kamis, 30 Oktober 2025 - 17:12 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

SBB, Maluku — Yayasan Nusa Bahari Lestari (SAHARI) hadir sebagai lembaga pemberdayaan yang berfokus pada penguatan kapasitas masyarakat pesisir dan pulau-pulau kecil di Maluku. Berdiri sejak 19 Agustus 2024, SAHARI meneruskan komitmen dan pengalaman panjang Lembaga Partisipasi Pembangunan Masyarakat (LPPM-Maluku) yang telah berkiprah lebih dari 30 tahun dalam pembangunan masyarakat.

Bagi SAHARI, masyarakat lokal adalah penjaga utama ekosistem laut sekaligus pewaris kearifan tradisional seperti Sasi, praktik adat yang menjaga keseimbangan antara manusia dan alam. Tradisi tersebut kini menghadapi tantangan akibat perubahan zaman, dan SAHARI berkomitmen untuk menghidupkan kembali nilai-nilai lokal serta memperkuat kelembagaan adat agar tetap relevan di era modern.

Berbasis di Desa Nuruwe, Kecamatan Kairatu Barat, SAHARI didukung tim multidisiplin yang merupakan anak daerah dan sangat mengenal wilayah serta karakteristik masyarakat Maluku. Lembaga ini beroperasi di berbagai wilayah Maluku, termasuk Seram, Buru, Banda, Lease, Aru, Kei, dan Ambon.

Baca Juga :  Pengambilan Form Balon Ketum BPD HIPMI Maluku Dibuka Dua Hari Pasca Diumumkan

Untuk menjaga keberlanjutan, SAHARI mengembangkan strategi pembiayaan yang mandiri dan beragam, mulai dari kemitraan dengan donor nasional dan internasional, pengembangan usaha kecil berbasis komunitas, hingga dukungan dari diaspora Maluku dan donatur lokal.

Tahun ini, SAHARI menjalankan dua program utama:

  1. Pengelolaan Perikanan Skala Kecil dan Berkelanjutan, membantu nelayan mengelola sumber daya laut berbasis kearifan lokal dan kolaborasi komunitas.
  2. Program Ketangguhan Masyarakat Pesisir dan Pulau Kecil (Destana Kepulauan), memperkuat kemampuan masyarakat menghadapi risiko bencana dan perubahan iklim di wilayah Banda, Ambon, dan Kelang.

Kedua program ini menyasar 9 wilayah dampingan di Kabupaten Seram Bagian Barat dan Maluku Tengah, yakni Desa Soleh, DesaTonu Jaya, Negeri Liang, Negeri Waai, Negeri Tial, Desa Lautang, Desa Slamun, Desa Pulau Ay, serta Negeri Kaibobo sebagai desa binaan utama.

Baca Juga :  OTW Top Target, Dinas Pariwisata Maluku Masuk 5 Besar OPD Penyumbang PAD Tertinggi: Kritik Tanpa Data Dinilai Menyesatkan

SAHARI ingin memastikan masyarakat pesisir dan pulau kecil berdaulat atas ruang hidupnya, inklusif, berdaya, dan berkelanjutan. Misinya meliputi, membangun organisasi profesional, mendorong kemandirian dan kreativitas masyarakat, hingga mengembangkan model pengelolaan sumber daya alam yang adil dan berkelanjutan.

Dengan semangat gotong royong dan kemandirian, SAHARI percaya bahwa perubahan besar bisa lahir dari pesisir pantai, dari satu desa, satu nelayan, dan satu tindakan nyata menjaga laut untuk masa depan bersama. (**)

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses
ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub
Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 08:21 WIT

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 November 2026 - 05:23 WIT

Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Senin, 2 November 2026 - 02:20 WIT

Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla

Minggu, 1 November 2026 - 14:29 WIT

Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT