Buku Sejarah Pergerakan Muhammadiyah di Maluku Diluncurkan, Pemerintah Sebut Kontribusinya Konsisten

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 30 November 2025 - 06:09 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku— Peluncuran buku “1928 Maluku Muhammadiyah: Sejarah dan Pergerakan Muhammadiyah Maluku” pada Sabtu (29/11) di Kantor BPMP Provinsi Maluku menghadirkan momentum penting tidak hanya bagi Muhammadiyah, tetapi juga bagi dunia literasi sejarah keislaman dan kebudayaan di kawasan Timur Indonesia.

Acara yang dihadiri pimpinan Muhammadiyah, pemerintah daerah, akademisi, peneliti, hingga pegiat sejarah ini menegaskan kesadaran historis bahwa dakwah dan perjuangan sosial perlu terdokumentasikan demi menjaga kesinambungan peradaban.

Ketua Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Maluku, Roesda Leikawa, menyampaikan bahwa buku ini bukan sekadar kumpulan lembaran kertas, melainkan “monumen literasi” yang merekam jejak panjang Muhammadiyah berkiprah di Bumi Rempah sejak era pergerakan nasional.

“Penting kiranya membaca sejarah bukan sebagai nostalgia, melainkan sebagai kekuatan motivasi bagi generasi penerus,” ungkap Roesda.

Menurut Roesda, melalui karya ini pembaca dapat menyelami bagaimana spirit Al-Ma’un dan Tajdid yang dibawa K.H. Ahmad Dahlan beresonansi dan berakar kuat di tengah pluralitas masyarakat Maluku, menghadapi beragam tantangan geografis, sosial, dan kultural.

Baca Juga :  Pemkot Ambon Lepas Kafilah MTQ Maluku XXXI, Bodewin Titip Semangat dan Doa

Roesda memberikan apresiasi kepada penulis buku, Ismail Borut, yang juga Wakil Ketua MPI PWM Maluku dan dosen Universitas Muhammadiyah Maluku.

“Karya ini sebagai bukti nyata fungsi Majelis Pustaka dan Informasi sebagai “lembaga kolektif peradaban” yang menjaga dokumentasi sejarah perjuangan agar tidak hilang oleh waktu,” akuinya.

Baginya, jika kisah-kisah pengabdian tidak dicatat, maka umat akan kehilangan mata rantai penting dalam kesinambungan arah perjuangan.

Buku ini diharapkan menjadi rujukan akademik sekaligus inspirasi dakwah bagi kader, peneliti, masyarakat, dan semua pihak yang ingin memahami peran Muhammadiyah secara lebih dalam di wilayah timur Indonesia.

Sementara, Pemerintah Provinsi Maluku pun menyampaikan apresiasi tinggi atas peluncuran buku tersebut.

Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Dr. Jalaludin Salampessy, yang hadir mewakili Gubernur Maluku, menyatakan bahwa Muhammadiyah selama ini merupakan mitra strategis pemerintah dalam penyediaan layanan dasar masyarakat, terutama pada bidang pendidikan, kesehatan, serta penguatan sosial lintas agama.

Baca Juga :  Anak Muda Maluku Sampaikan Tuntutan Keadilan Akses Digital kepada Menteri Komdigi

Ia menyebut Muhammadiyah sebagai organisasi masyarakat yang konsisten membantu pemerintah dan selalu berada di garis terdepan mendorong kemajuan.

Menurutnya, salah satu kontribusi paling signifikan Muhammadiyah adalah kemampuan membangun komunikasi lintas agama dan lintas sektor, baik bersama NU maupun dengan ormas Kristen dan Katolik, sehingga memberi dampak stabilitas sosial yang kuat di Maluku.

Jalaludin juga menyampaikan bahwa pemerintah mendukung perluasan peran Muhammadiyah dalam dunia pendidikan.

Berdirinya Universitas Muhammadiyah Maluku dinilai sebagai langkah besar yang memperkuat pendidikan tinggi berbasis Islam moderat.

Saat ini sekolah-sekolah Muhammadiyah telah hadir di 9 dari 11 kabupaten/kota di Maluku, sementara pada sektor kesehatan upaya pengembangan layanan terus terlihat melalui berdirinya puskesmas Muhammadiyah yang akan menjadi cikal bakal pembangunan Rumah Sakit Muhammadiyah di provinsi ini.

Peluncuran buku “1928 Maluku Muhammadiyah” menjadi refleksi bersama bahwa dokumentasi sejarah dakwah bukan hanya catatan masa lalu, tetapi fondasi membangun masa depan peradaban. ***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses
ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub
Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 08:21 WIT

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 November 2026 - 05:23 WIT

Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Senin, 2 November 2026 - 02:20 WIT

Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla

Minggu, 1 November 2026 - 14:29 WIT

Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT