Bakupukul di Tambang Gunung Tambaga Huamual, Warga Kritis dan Motor Hangus

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 8 Februari 2026 - 04:26 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Piru, Maluku – Kericuhan disertai aksi penganiayaan dan pembakaran kendaraan terjadi di kawasan tambang ilegal Cinabar Gunung Tambaga, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat, Sabtu (7/2/2025). Akibat peristiwa tersebut, seorang warga dilaporkan kritis, sementara sejumlah sepeda motor hangus terbakar.

Insiden berawal dari perselisihan antarpekerja tambang yang berujung baku pukul. Perkelahian tersebut diduga dipicu oleh dugaan pencurian di salah satu kolam tambang milik warga setempat.

Korban penganiayaan diketahui bernama La Ode Jamilu (43), penjaga kolam tambang. Ia dilarikan ke Puskesmas Negeri Iha dalam kondisi kritis usai mengalami pemukulan oleh orang tak dikenal.

Informasi yang diterima dari Babinsa Negeri Iha menyebutkan, peristiwa penganiayaan terjadi sekitar pukul 10.00 WIT. Korban mengalami dua luka robek di bagian kepala, bibir pecah, luka robek pada siku tangan kanan akibat hantaman benda keras, serta pembengkakan pada kaki kiri akibat pukulan benda tumpul.

Tak berselang lama setelah kejadian tersebut, situasi di kawasan tambang kian memanas. Sebuah video berdurasi 1 menit 30 detik beredar luas di media sosial yang memperlihatkan sejumlah kendaraan roda dua terbakar di titik Bambu Kuning, salah satu area di Gunung Tambaga yang biasa digunakan sebagai lokasi parkir kendaraan dan pangkalan ojek.

Dalam video tersebut, perekam menyebutkan bahwa seluruh sepeda motor yang berada di lokasi telah hangus dilalap api. Identitas perekam hingga kini belum diketahui. Belum ada informasi resmi mengenai jumlah kendaraan yang terbakar.

Warga setempat mengungkapkan bahwa ketegangan di kawasan tambang sudah terjadi sejak beberapa hari sebelumnya. Bahkan, sempat terjadi perkelahian di pangkalan ojek sekitar lokasi tambang sebelum insiden penganiayaan dan pembakaran kendaraan.

“Kejadian ini beruntun. Beberapa hari sebelumnya sudah ada perkelahian di pangkalan ojek. Masalahnya belum jelas, tapi situasi sudah panas. Ditambah kejadian hari ini, warga jadi semakin tegang,” ungkap salah seorang warga.

Baca Juga :  PAD Tipis, Pengawasan Longgar di Penyeberangan Waipirit–Hunimua

Kapolsek Huamual, IPDA Salim Balami, membenarkan adanya insiden penganiayaan dan kericuhan di kawasan tambang ilegal Gunung Tambaga. Ia mengatakan pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait seluruh rangkaian peristiwa tersebut.

“Kami melakukan penjagaan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Saat ini kondisi di lapangan terpantau aman dan terkendali. Kami juga berkoordinasi dengan camat serta pemerintah desa Iha dan Luhu,” ujar Balami saat dikonfirmasi, Sabtu (7/2/2025).

Terkait pembakaran kendaraan di lokasi Bambu Kuning, Balami menyampaikan bahwa peristiwa tersebut masih dalam proses penyelidikan. Polisi belum dapat memastikan pelaku maupun motif pembakaran.

“Kami akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut. Saat ini situasi aman dan terkendali,” pungkasnya.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sengketa Lahan Blok Masela Berlarut, Masyuri Usulkan Kisar, Malra atau Offshore
BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon
BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari
69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:56 WIT

Sengketa Lahan Blok Masela Berlarut, Masyuri Usulkan Kisar, Malra atau Offshore

Rabu, 4 November 2026 - 06:55 WIT

BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon

Selasa, 3 November 2026 - 10:47 WIT

BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari

Selasa, 3 November 2026 - 05:51 WIT

69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Berita Terbaru