Tekan Disparitas Harga, Pemprov Maluku Gagas Pelabuhan Terintegrasi

- Jurnalis

Kamis, 26 Februari 2026 - 10:47 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku,- Pemerintah Provinsi Maluku menggagas pembangunan pelabuhan terintegrasi, guna memutus ketergantungan distribusi logistik dari Surabaya dan Makassar, yang selama ini memicu tingginya harga komoditas di wilayah kepulauan. Kamis (26/02/2026).

Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, dalam keterangan pers di Ambon menegaskan, bahwa posisi strategis Maluku di kawasan timur Indonesia belum ditopang infrastruktur logistik yang memadai.

Akibatnya, distribusi barang harus melalui pelabuhan luar daerah sebelum masuk ke Maluku, sehingga terjadi biaya penanganan ganda (double handling) yang berdampak pada mahalnya harga di pasar.

“Tujuan utama kami sederhana, menekan disparitas harga dan memperkuat daya saing Maluku sebagai hub logistik timur Indonesia,” ujarnya.

Menurut Lewerissa, proyek yang dirancang bukan sekadar pelabuhan bongkar muat, tetapi kawasan terintegrasi yang mencakup pelabuhan logistik, perikanan, terminal Ro-Ro, hingga fasilitas terminal LNG dan bahan bakar.

Baca Juga :  Wali Kota Ambon Ikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah Komponen Singapura: Perkuat Wawasan Geopolitik dan Tata Kelola

Gagasan ini merupakan kelanjutan dari rencana lama yang sempat dikenal sebagai Ambon New Port, pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden Joko Widodo, namun belum terealisasi.

Awalnya, Pemprov Maluku mengusulkan lokasi di Kabupaten Seram Bagian Barat guna mendorong pemerataan pertumbuhan ekonomi agar tidak terpusat di Pulau Ambon. Namun, hasil studi awal dan kajian kelayakan yang difasilitasi World Bank menunjukkan lokasi paling ideal berada di Pulau Ambon.

Pertimbangannya antara lain infrastruktur pendukung yang telah tersedia, kedekatan dengan Pelabuhan Yos Sudarso serta Bandar Udara Pattimura, serta besarnya pasar karena populasi terbesar Maluku berada di Kota Ambon dan sekitarnya.

Dengan integrasi darat, distribusi dari kapal ke pesawat atau sebaliknya dapat dilakukan tanpa biaya tambahan.

“Kalau dibangun jauh dari pusat distribusi, barang harus ditangani dua kali. Itu membuat ongkos naik dan harga jadi tidak kompetitif,” jelasnya.

Dari sisi pembiayaan, Pemprov menegaskan proyek ini tidak memungkinkan menggunakan APBD karena keterbatasan fiskal daerah. Skema yang disiapkan melalui APBN atau Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), dengan dukungan lembaga internasional.

Pemprov juga telah berkoordinasi dengan Bappenas untuk memasukkan proyek ini dalam daftar prioritas pendanaan luar negeri melalui mekanisme “Buku Biru” dan “Buku Hijau” sebagai syarat dukungan pembiayaan internasional.

Terkait kunjungan ke Osaka, Lewerissa meluruskan bahwa kehadirannya bersama Bupati Seram Bagian Barat hanya sebagai saksi penandatanganan pra-studi kelayakan antara pihak swasta. Tidak ada penandatanganan komitmen pembangunan oleh Pemprov Maluku.

“Itu baru tahap pra-studi. Keputusan akhir tetap berbasis kajian ilmiah dan kelayakan teknis, bukan pertimbangan politik,” tegasnya.

Ia juga membantah tudingan pemborosan anggaran dalam kunjungan luar negeri tersebut. Menurutnya, biaya yang digunakan justru paling rendah dibanding agenda promosi investasi sebelumnya, dan seluruh penggunaan anggaran dilakukan secara transparan.

Pemprov menargetkan pelabuhan terintegrasi ini menjadi pintu masuk logistik, perikanan, dan energi di Maluku, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi baru yang lebih merata di wilayah kepulauan.*

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan
SIKENDALI AMBON Jadi Strategi Baru Pemkot Antisipasi Ancaman Inflasi
Kodam Pattimura Gelar FGD, Pangdam Setop Sementara Pembangunan Waitomu
Pelayanan Feri Kacau, Tuhepaly Sentil Gubernur: Tak Mampu Kerja, Jangan Kerja!
54 Atlet Panjat Tebing Ambon Bakal Bersaing Rebut Tiket POPMAL 2027
Yayasan Manumata Rumah Cinta Gandeng RSUD Kota Ambon Gelar Pelayanan Kesehatan Gratis bagi 150 Warga Lateri

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 10:47 WIT

BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:02 WIT

PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:32 WIT

SIKENDALI AMBON Jadi Strategi Baru Pemkot Antisipasi Ancaman Inflasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:44 WIT

Kodam Pattimura Gelar FGD, Pangdam Setop Sementara Pembangunan Waitomu

Berita Terbaru