Johan Lewerissa Tekankan Pentingnya Kolaborasi Lindungi Perempuan dan Anak

- Jurnalis

Sabtu, 7 Maret 2026 - 15:46 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku,- Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku, Johan Lewerissa, mendorong penguatan perlindungan terhadap perempuan dan anak melalui kerja sama lintas pihak.

Hal itu disampaikan Lewerissa dalam kegiatan seminar dan penandatanganan komitmen bersama yang berlangsung di Markas Kepolisian Daerah Maluku, Sabtu (07/03/2026).

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dalam rangka memperingati Hari Perempuan Internasional 2026.

Menurut Lewerissa, kegiatan itu memiliki dua tujuan utama, yakni memperkuat peran lembaga adat dan agama dalam mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta meningkatkan akses layanan kesehatan dan visum bagi para korban.

Ia menilai lembaga adat dan agama memiliki posisi penting dalam membangun nilai dan budaya yang menghormati hak-hak perempuan serta melindungi anak dari berbagai bentuk kekerasan.

“Melalui kegiatan ini kami ingin memastikan setiap korban kekerasan di Maluku dapat memperoleh layanan kesehatan yang layak serta proses visum yang cepat, akurat, dan tetap menghormati martabat korban,” ujarnya.

Lewerissa menegaskan, persoalan kekerasan terhadap perempuan dan anak tidak dapat ditangani oleh satu lembaga saja. Karena itu, diperlukan kerja sama antara pemerintah, aparat keamanan, lembaga adat, tokoh agama, serta organisasi masyarakat untuk membangun sistem perlindungan yang menyeluruh.

“Maluku memiliki kekuatan sosial yang besar melalui adat dan agama. Jika dua kekuatan ini bergerak bersama pemerintah dan aparat penegak hukum, maka kita dapat membangun benteng sosial yang kuat untuk melindungi perempuan dan anak dari berbagai bentuk kekerasan,” katanya.

Baca Juga :  Kapal Pesiar Pacifix Export Buang Jangkar di Ambon

Selain itu, ia menilai peningkatan layanan kesehatan bagi korban juga menjadi bagian penting dalam penanganan kasus kekerasan. Korban harus mendapatkan pelayanan yang cepat, profesional, dan manusiawi agar proses hukum dapat berjalan dengan baik.

“Kita tidak boleh membiarkan korban menghadapi proses hukum sendirian. Negara harus hadir melalui pelayanan kesehatan, pendampingan, dan proses visum yang cepat sehingga keadilan bisa ditegakkan,” tegasnya.

Ia menambahkan, komitmen yang telah disepakati tidak boleh berhenti pada penandatanganan dokumen semata, tetapi harus diikuti dengan langkah nyata di lapangan.

“Perlindungan perempuan dan anak harus menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat di Maluku,” tandasnya.*

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan
SIKENDALI AMBON Jadi Strategi Baru Pemkot Antisipasi Ancaman Inflasi
Kodam Pattimura Gelar FGD, Pangdam Setop Sementara Pembangunan Waitomu
Pelayanan Feri Kacau, Tuhepaly Sentil Gubernur: Tak Mampu Kerja, Jangan Kerja!
54 Atlet Panjat Tebing Ambon Bakal Bersaing Rebut Tiket POPMAL 2027
Yayasan Manumata Rumah Cinta Gandeng RSUD Kota Ambon Gelar Pelayanan Kesehatan Gratis bagi 150 Warga Lateri

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 10:47 WIT

BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:02 WIT

PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:32 WIT

SIKENDALI AMBON Jadi Strategi Baru Pemkot Antisipasi Ancaman Inflasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:44 WIT

Kodam Pattimura Gelar FGD, Pangdam Setop Sementara Pembangunan Waitomu

Berita Terbaru