Muatan Berlebih Masih Terjadi, Sangkala Desak Dishub Perketat Pengawasan

- Jurnalis

Selasa, 10 Maret 2026 - 06:24 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku,- Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku, Abdullah Asis Sangkala, mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap armada transportasi menjelang arus mudik.

Ia meminta pemerintah daerah melalui Dinas Perhubungan untuk memperketat pengawasan terhadap kelayakan armada transportasi darat maupun laut guna meminimalkan potensi kecelakaan.

Menurutnya, aspek keselamatan transportasi harus menjadi perhatian serius, mengingat angka kecelakaan lalu lintas yang masih cukup tinggi setiap kali arus mudik berlangsung.

“Jika dibandingkan secara nasional, angka kecelakaan dan korban meninggal dunia akibatnya saat arus mudik juga masih memprihatinkan. Karena itu, pengawasan terhadap armada transportasi perlu dilakukan secara optimal dan maksimal,” kata Sangkala saat dihubungi, Selasa (10/03/2026).

Ia juga menyoroti masih ditemukannya kendaraan angkutan seperti truk dan bus yang membawa muatan berlebih, bahkan hingga di bagian atap kendaraan. Kondisi tersebut dinilai sangat berbahaya bagi keselamatan penumpang maupun pengguna jalan lainnya.

Sangkala menegaskan kendaraan dengan muatan berlebih seharusnya tidak dapat lolos uji kelayakan kendaraan. Namun dalam praktiknya, kendaraan semacam itu masih ditemukan beroperasi, termasuk yang digunakan untuk layanan penyeberangan.

Baca Juga :  Wali Kota Ambon Gaungkan Pembangunan Pesisir: Dari Lokakarya Menuju Kota Berkelanjutan

Karena itu, ia meminta Dinas Perhubungan Provinsi Maluku meningkatkan pengawasan bersama pemerintah kabupaten/kota serta para penyedia jasa transportasi, baik pengusaha transportasi darat maupun layanan lainnya.

Selain transportasi darat, Sangkala juga menyoroti keselamatan transportasi laut, khususnya pada jalur penyeberangan lokal yang menghubungkan pulau-pulau di Maluku seperti Pulau Haruku dan Pulau Saparua.

Ia menegaskan armada seperti speed boat dan perahu penyeberangan harus dipastikan kelayakannya secara menyeluruh. Selain itu, operator juga wajib menyediakan perlengkapan keselamatan bagi penumpang seperti pelampung dan fasilitas keamanan lainnya.

“Pengawasan terhadap armada transportasi harus benar-benar diperketat agar keselamatan masyarakat yang menggunakan jasa transportasi tetap terjamin,” tegasnya.*

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan
SIKENDALI AMBON Jadi Strategi Baru Pemkot Antisipasi Ancaman Inflasi
Kodam Pattimura Gelar FGD, Pangdam Setop Sementara Pembangunan Waitomu
Pelayanan Feri Kacau, Tuhepaly Sentil Gubernur: Tak Mampu Kerja, Jangan Kerja!
54 Atlet Panjat Tebing Ambon Bakal Bersaing Rebut Tiket POPMAL 2027
Yayasan Manumata Rumah Cinta Gandeng RSUD Kota Ambon Gelar Pelayanan Kesehatan Gratis bagi 150 Warga Lateri

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 10:47 WIT

BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:02 WIT

PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:32 WIT

SIKENDALI AMBON Jadi Strategi Baru Pemkot Antisipasi Ancaman Inflasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:44 WIT

Kodam Pattimura Gelar FGD, Pangdam Setop Sementara Pembangunan Waitomu

Berita Terbaru