Di Puka Ana Negeri Larike, Bupati Maluku Tengah Soroti Persatuan dan Kearifan Lokal

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 27 Maret 2026 - 07:41 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Larike, Maluku — Perayaan Lebaran Adat 7 Syawal Puka Ana di Negeri Larike, Kabupaten Maluku Tengah, berlangsung khidmat dan penuh makna, dengan kehadiran Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir.

Kehadiran bupati disambut hangat masyarakat setempat. Raja Negeri Larike, Hafes Lausepa, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah daerah terhadap pelestarian tradisi adat yang telah diwariskan secara turun-temurun.

“Tradisi Puka Ana ini sudah ada sejak ratusan tahun lalu, sejak dibangunnya Masjid Tua Negeri Larike,” ujarnya.

Hafes juga menegaskan dirinya merupakan keturunan ke-7 dari rumah parentah Negeri Larike yang memiliki tanggung jawab menjaga dan melestarikan nilai-nilai adat.

Ia turut mengungkapkan rasa syukur karena tradisi Puka Ana telah masuk dalam kalender resmi pariwisata Kabupaten Maluku Tengah melalui Dinas Pariwisata, sebagai langkah memperkenalkan kearifan lokal kepada masyarakat luas.

Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Ozan menegaskan bahwa Negeri Larike merupakan negeri beradat yang telah terbentuk sejak ratusan tahun lalu, dengan warisan nilai-nilai luhur dari para leluhur.

Baca Juga :  Dari Tangan RBS, SOKSI Maluku Hadirkan Semangat Berqurban di SMK 2 Ambon

“Larike adalah negeri para datuk dan guru, sehingga dikenal sebagai negeri yang beradab,” kata Zulkarnain.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin memecah belah masyarakat.

“Saya percaya masyarakat Larike memiliki kedewasaan dalam menjaga kebersamaan. Kita tidak menginginkan perpecahan yang dapat merusak kedamaian negeri ini,” tegasnya.

Perayaan Lebaran Adat Puka Ana di Negeri Larike tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi momentum pelestarian budaya serta penguatan nilai persatuan dan kearifan lokal di Kabupaten Maluku Tengah.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah
Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses
ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub
Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 05:51 WIT

69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah

Senin, 2 November 2026 - 08:21 WIT

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 November 2026 - 05:23 WIT

Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Minggu, 1 November 2026 - 14:29 WIT

Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT