Krisis Lahan Makam di Ambon, DPRD dan MUI Dorong Solusi Konkret

- Jurnalis

Rabu, 1 April 2026 - 09:26 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku,- Krisis lahan Tempat Pemakaman Umum (TPU) bagi umat Muslim di Kota Ambon kian memprihatinkan.

Pasalnya, di sejumlah TPU seperti Kebun Cengkeh dan Mangga Dua, dilaporkan sudah tidak layak digunakan karena mengalami kelebihan kapasitas.

Kondisi ini bahkan memaksa satu liang kubur digunakan untuk dua hingga tiga jenazah. Situasi tersebut mendorong Majelis Ulama Indonesia (MUI) Maluku menghadiri rapat bersama Komisi I DPRD Maluku guna mencari solusi.

Rapat yang digelar Rabu (01/04/2026) itu dipimpin Ketua Komisi I DPRD Maluku Sholichin Buton, dihadiri Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena dan Sekretaris Daerah Maluku Sadali Ie.

Ketua MUI Maluku, Abdullah Laitupo, menegaskan bahwa hampir seluruh TPU Muslim di Ambon telah penuh. Selain itu, banyak keluarga terpaksa memakamkan jenazah di kampung halaman karena keterbatasan lahan di kota.

Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kota Ambon mengusulkan pengadaan lahan baru yang berlokasi di kawasan Batu Merah, Air Besar, Kecamatan Sirimau. Lahan tersebut direncanakan menjadi TPU baru dengan nilai sekitar Rp6,8 miliar.

“Persoalan TPU ini bukan hanya tanggung jawab Pemkot, tetapi juga Pemprov. Kita harus selesaikan bersama,” ujar Wali Kota Ambon.

Ia menjelaskan, pembayaran awal sebesar Rp500 juta telah dilakukan kepada pemilik lahan. Sisa anggaran akan ditanggung bersama oleh Pemerintah Provinsi Maluku dan Pemerintah Kota Ambon.

Selain itu, Pemkot Ambon juga menyatakan kesiapan memberikan pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) guna mempercepat proses pengadaan lahan.

Sementara itu, Sekda Maluku Sadali Ie memastikan bahwa pemerintah provinsi merespons serius persoalan tersebut, khususnya dalam memastikan aspek administrasi dan legalitas berjalan sesuai aturan.

“Prinsipnya kita sepakat. Pemerintah tidak tinggal diam dan siap mengeksekusi rencana ini bersama Pemkot,” tegasnya.

Meski di tengah kebijakan efisiensi anggaran, ia menyebut skema pembayaran bertahap tetap memungkinkan agar proses pengadaan lahan dapat segera direalisasikan.

Ketua Komisi I DPRD Maluku, Sholichin Buton, menambahkan bahwa persoalan TPU di Ambon kini mulai menemukan titik terang.

DPRD, kata dia, akan terus mengawal kebijakan yang telah disepakati bersama.

“Dengan adanya komitmen lintas pemerintah ini, diharapkan krisis TPU Muslim di Ambon dapat segera teratasi sehingga kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi secara layak dan manusiawi,” ucapnya.*

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan
SIKENDALI AMBON Jadi Strategi Baru Pemkot Antisipasi Ancaman Inflasi
Kodam Pattimura Gelar FGD, Pangdam Setop Sementara Pembangunan Waitomu
Pelayanan Feri Kacau, Tuhepaly Sentil Gubernur: Tak Mampu Kerja, Jangan Kerja!
54 Atlet Panjat Tebing Ambon Bakal Bersaing Rebut Tiket POPMAL 2027
Yayasan Manumata Rumah Cinta Gandeng RSUD Kota Ambon Gelar Pelayanan Kesehatan Gratis bagi 150 Warga Lateri

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 10:47 WIT

BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:02 WIT

PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:32 WIT

SIKENDALI AMBON Jadi Strategi Baru Pemkot Antisipasi Ancaman Inflasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:44 WIT

Kodam Pattimura Gelar FGD, Pangdam Setop Sementara Pembangunan Waitomu

Berita Terbaru