Ambon, Maluku — Upaya memperkuat sinergi antara pemuda dan sektor kehutanan terus didorong melalui berbagai ruang kolaborasi. Salah satunya tampak dalam kunjungan silaturahmi Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) ke Balai Perhutanan Sosial Ambon pada Selasa (28/4).
Rombongan AMM yang dipimpin oleh Muhammad Anshari Ketua PP Pemuda Muhammadiyah brsambut disambut langsung oleh Beny Ahadian Noor di kantornya.
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, sekaligus menjadi ajang bertukar gagasan terkait penguatan peran generasi muda dalam mendukung program perhutanan sosial di Maluku, khususnya di wilayah Seram Bagian Barat.
Dalam kesempatan tersebut, Beny Ahadian Noor menjelaskan bahwa perhutanan sosial merupakan sistem pengelolaan hutan lestari yang memberikan akses legal kepada masyarakat setempat, termasuk masyarakat adat, untuk mengelola kawasan hutan negara.
Menurutnya, program ini tidak hanya berorientasi pada pelestarian lingkungan, tetapi juga bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendekatan yang berkeadilan.
“Melalui skema seperti Hutan Desa dan Hutan Kemasyarakatan, masyarakat memperoleh hak legal untuk mengelola hutan, sehingga ada kepastian usaha sekaligus peluang meningkatkan pendapatan tanpa merusak fungsi hutan,” ujarnya.
Ia menambahkan, perhutanan sosial mencakup berbagai skema lain seperti Hutan Tanaman Rakyat, Hutan Adat, hingga Kemitraan Kehutanan yang dirancang untuk memperluas akses kelola masyarakat.
Dalam implementasinya, masyarakat didorong untuk bergabung dalam kelompok tani hutan guna memperkuat kelembagaan serta meningkatkan posisi tawar dalam pengembangan usaha.
Lebih lanjut, Beny menekankan pentingnya kolaborasi multipihak dalam mendukung keberhasilan program ini.
Pemerintah, menurutnya, terus merangkul berbagai pihak seperti lembaga swadaya masyarakat, akademisi, hingga sektor swasta dalam pendampingan tata kelola kawasan dan pengembangan usaha berbasis hutan.
Pendekatan pembangunan wilayah terpadu atau Integrated Area Development (IAD) juga menjadi strategi untuk mempercepat capaian perhutanan sosial secara menyeluruh.
Sementara itu, Muhammad Anshari menegaskan komitmen AMM untuk turut berkontribusi dalam pembangunan berbasis lingkungan.
Ia menyebutkan bahwa kader-kader AMM siap mengambil peran aktif dalam mengedukasi masyarakat serta menggerakkan partisipasi pemuda dalam program perhutanan sosial.
Dia tegaskan, pentingnya keterlibatan pemuda daerah dalam menjaga kelestarian hutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat
Anashari berharap kolaborasi antara AMM dan Balai Perhutanan Sosial Ambon dapat terus terjalin dan memberikan dampak nyata di lapangan.
“Kunjungan ini menjadi langkah awal dalam membangun sinergi yang lebih luas antara organisasi kepemudaan dan pemerintah, guna mewujudkan pengelolaan hutan yang inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan di Maluku,” pungkasnya.***














Komentar