PC IMM SBB Desak Kejari Usut Tuntas Dugaan SPPD Fiktif di Lingkup DPRD SBB

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:57 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku — Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) SBB untuk mengusut tuntas dugaan penyalahgunaan anggaran perjalanan dinas atau Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) fiktif di lingkungan DPRD Kabupaten SBB.

Desakan tersebut disampaikan oleh Bidang Hikmah Politik dan Kebijakan Publik PC IMM SBB sebagai bentuk kritik terhadap penanganan kasus yang dinilai belum menunjukkan perkembangan signifikan di mata publik.

PC IMM SBB menilai dugaan manipulasi anggaran perjalanan dinas tidak boleh dibiarkan berlarut tanpa kepastian hukum. Organisasi mahasiswa itu meminta aparat penegak hukum bertindak profesional, transparan, dan tidak tebang pilih dalam menangani perkara yang berkaitan dengan penggunaan uang negara.

“Publik menunggu langkah nyata dari Kejari SBB dalam mengungkap dugaan SPPD fiktif ini. Jangan sampai muncul kesan bahwa ada pembiaran terhadap kasus yang menyangkut penggunaan uang negara,” tegas perwakilan PC IMM SBB dalam keterangannya.

Menurut IMM, transparansi penanganan perkara menjadi faktor penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum maupun lembaga legislatif daerah. Karena itu, mereka meminta Kejari SBB membuka perkembangan penanganan kasus secara berkala kepada publik guna menghindari spekulasi di tengah masyarakat.

Selain mendorong penegakan hukum, IMM juga menyoroti pentingnya perbaikan tata kelola anggaran di lingkungan pemerintahan daerah, khususnya di lembaga legislatif.

SPPD sendiri merupakan dokumen resmi yang menjadi dasar pelaksanaan perjalanan dinas pejabat maupun aparatur pemerintahan. Namun dalam berbagai kasus, penyalahgunaan SPPD kerap dikaitkan dengan laporan perjalanan dinas yang diduga tidak sesuai fakta di lapangan, bahkan terdapat perjalanan yang diduga tidak pernah dilakukan tetapi tetap dicairkan anggarannya.

PC IMM SBB menegaskan akan terus mengawal proses penanganan dugaan kasus tersebut sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial mahasiswa terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Baca Juga :  Kejati Maluku Didemo Aktivis dan Mahasiswa, Tuntut Usut Dugaan Penyimpangan Anggaran Jalan Saleman - Besi

Mereka juga meminta Kejari SBB tidak ragu menindak siapapun yang terbukti terlibat, tanpa memandang jabatan maupun afiliasi politik.

“Kami berharap Kejari SBB berani membuka kasus ini secara terang-benderang. Jika memang ada pihak yang terlibat, maka harus diproses sesuai hukum yang berlaku,” lanjutnya.

Sementara itu, masyarakat Kabupaten Seram Bagian Barat turut berharap dugaan kasus SPPD fiktif tersebut dapat segera menemukan titik terang melalui proses hukum yang transparan dan akuntabel.

Publik juga mendorong aparat penegak hukum memastikan pengelolaan anggaran daerah berjalan sesuai aturan dan benar-benar digunakan untuk kepentingan pembangunan serta kesejahteraan masyarakat.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sengketa Lahan Blok Masela Berlarut, Masyuri Usulkan Kisar, Malra atau Offshore
BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon
BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari
69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:56 WIT

Sengketa Lahan Blok Masela Berlarut, Masyuri Usulkan Kisar, Malra atau Offshore

Rabu, 4 November 2026 - 06:55 WIT

BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon

Selasa, 3 November 2026 - 10:47 WIT

BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari

Selasa, 3 November 2026 - 05:51 WIT

69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Berita Terbaru