Dukungan Mengalir dari Kepulauan SBB, Program Polisi Mengajar Didorong Masuk Kurikulum Sekolah

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 31 Juli 2026 - 23:51 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Piru, Maluku – Program Polisi Mengajar yang digagas Kepolisian Republik Indonesia dan kini diperkuat melalui gerakan berskala provinsi oleh Polda Maluku mendapat dukungan luas dari masyarakat kepulauan di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB).

Dukungan tersebut salah satunya datang dari Kepala Desa Kelang Asaude, Kecamatan Kepulauan Manipa, Adam Johan Makatita.

Adam yang juga menjabat sebagai Ketua Wilayah Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) Provinsi Maluku menilai program tersebut merupakan langkah preventif yang strategis dalam membangun kesadaran hukum di kalangan pelajar sejak usia dini.

Menurutnya, pendidikan hukum perlu menjadi bagian dari proses pembelajaran di sekolah agar mampu membentuk generasi muda yang berkarakter, disiplin, dan taat hukum.

Ia mengatakan, sinergi antara institusi kepolisian, dunia pendidikan, pemerintah desa, serta organisasi kepemudaan merupakan investasi jangka panjang dalam menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas.

Baca Juga :  BKP-BTR Cetak 15 Pengawas Operasional Kompeten, Perkuat SDM Tambang Berdaya Saing

“Edukasi hukum tidak boleh hanya menjadi konsumsi aparat atau mahasiswa hukum. Nilai-nilai kesadaran hukum harus ditanamkan sejak di bangku sekolah agar anak-anak memiliki ketahanan moral dan mampu mengambil keputusan yang benar dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Adam.

Menurutnya, materi yang disampaikan dalam Program Polisi Mengajar perlu disesuaikan dengan tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini.

Diantaranya edukasi pencegahan kenakalan remaja, bahaya perundungan (bullying), penguatan nilai toleransi serta pelestarian budaya Pela Gandong sebagai kearifan lokal Maluku.

Selain itu, pendidikan mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika, etika bermedia sosial dan pemahaman terhadap Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), hingga kesadaran tertib berlalu lintas juga dinilai penting untuk diberikan kepada para siswa.

Adam menambahkan, kehadiran personel kepolisian di ruang kelas tidak hanya memberikan pengetahuan hukum, tetapi juga membangun hubungan yang lebih dekat antara aparat kepolisian dengan pelajar. Melalui pendekatan tersebut, polisi diharapkan dipandang sebagai sahabat, pelindung, sekaligus mitra pendidikan.

Sementara itu, Ketua DPD GPII Kabupaten Seram Bagian Barat, Darto Albana, mengatakan program Polisi Mengajar merupakan langkah positif yang patut didukung seluruh elemen masyarakat.

“Kita ingin membangun mindset dan mental generasi muda agar lebih baik. Ketika bersentuhan dengan hukum, mereka tidak takut, tetapi memahami, menghormati, dan menjadikan hukum sebagai pedoman dalam kehidupan,” katanya.

Ia berharap program yang diinisiasi Polda Maluku tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi dapat dilaksanakan secara berkelanjutan serta diadopsi secara nasional sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter di sekolah.

Menurut Darto, besarnya dukungan masyarakat, khususnya dari wilayah kepulauan di Kabupaten Seram Bagian Barat, menunjukkan tingginya harapan agar pendidikan kesadaran hukum menjadi bagian penting dalam membentuk generasi emas Indonesia yang cerdas, berintegritas, dan taat hukum.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses
ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub
Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 08:21 WIT

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 November 2026 - 05:23 WIT

Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Senin, 2 November 2026 - 02:20 WIT

Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla

Minggu, 1 November 2026 - 14:29 WIT

Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT