Maluku Integrated Logistic Hub Masuki Tahap Persiapan, Dukungan Bank Dunia Perkuat Prospek Investasi

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 11 Agustus 2026 - 23:56 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Jakarta – Rencana pembangunan kawasan logistik terpadu Maluku Integrated Logistic Hub (MILH) memasuki tahap persiapan setelah memperoleh dukungan dari Bank Dunia (World Bank). Pemerintah Provinsi Maluku optimistis proyek strategis tersebut dapat direalisasikan melalui peletakan batu pertama (groundbreaking) pada 2027.

Optimisme tersebut disampaikan Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, usai menghadiri rapat koordinasi bersama Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, jajaran deputi Kementerian Bappenas, serta perwakilan Bank Dunia di Kantor Kementerian Bappenas, Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Menurut Hendrik, dukungan yang diberikan Bank Dunia menjadi sinyal positif bagi percepatan pengembangan kawasan logistik terpadu yang diproyeksikan menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi Maluku.

“Bagi Maluku, ini bukan semata-mata pelabuhan. Ini adalah pembangunan kawasan, di mana pelabuhan integrasi itu menjadi core infrastructure atau infrastruktur utamanya,” kata Hendrik.

Ia menjelaskan, Maluku Integrated Logistic Hub dirancang bukan hanya sebagai fasilitas pelabuhan, melainkan sebagai kawasan industri dan logistik terpadu yang mampu mendorong aktivitas ekonomi baru, memperkuat konektivitas antarwilayah, serta meningkatkan daya saing investasi di Maluku.

Baca Juga :  80 Tahun Maluku, Pelajar Diundang Tulis Surat Cinta untuk Gubernur

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Maluku didampingi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Maluku Anton Lailossa dan Kepala Badan Penghubung Maluku di Jakarta Saiful Indra Patta.

Hendrik menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat, khususnya Kementerian Bappenas, serta Bank Dunia dan lembaga internasional lainnya yang menunjukkan komitmen mendukung pembangunan kawasan logistik terpadu tersebut.

“Pemerintah dan masyarakat Maluku mengapresiasi perhatian pemerintah pusat melalui Kementerian Bappenas dan kementerian teknis lainnya. Kami juga berterima kasih atas partisipasi Bank Dunia serta lembaga-lembaga lain yang berminat mendukung pembangunan Maluku Integrated Logistic Hub,” ujarnya.

Pemprov Maluku menempatkan proyek tersebut sebagai salah satu penggerak utama ekonomi daerah yang diharapkan mampu berjalan seiring dengan proyek strategis nasional lainnya, seperti pengembangan Blok Masela.

Menurut Hendrik, keberadaan dua proyek besar tersebut akan memberikan dampak signifikan terhadap transformasi ekonomi Maluku, sekaligus mempercepat upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Selain memperkuat sistem logistik dan rantai pasok, pembangunan kawasan tersebut juga diproyeksikan membuka lapangan kerja dalam jumlah besar. Pemerintah memperkirakan proyek ini mampu menyerap sekitar 5.000 hingga 6.000 tenaga kerja baru, baik pada tahap pembangunan maupun pengembangan kawasan ekonomi pendukungnya.

“Ini bukan hanya pembangunan pelabuhan, tetapi juga pembangunan kawasan ekonomi yang akan berkembang di sekitarnya. Karena itu, potensi penyerapan tenaga kerja cukup besar,” kata Hendrik.

Sementara itu, Kepala Bappeda Provinsi Maluku Anton Lailossa mengungkapkan bahwa Kementerian Bappenas telah merekomendasikan kepada Bank Dunia untuk segera memulai berbagai kajian dan penelitian sebagai bagian dari tahapan awal pengembangan proyek tersebut.

Dengan dukungan pemerintah pusat dan lembaga internasional, Maluku Integrated Logistic Hub diharapkan menjadi fondasi penting bagi penguatan konektivitas, peningkatan investasi, serta percepatan pertumbuhan ekonomi di kawasan timur Indonesia, khususnya Maluku.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses
ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub
Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 08:21 WIT

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 November 2026 - 05:23 WIT

Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Senin, 2 November 2026 - 02:20 WIT

Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla

Minggu, 1 November 2026 - 14:29 WIT

Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT