Ambon, Maluku– Target awal hanya 300 peserta. Namun, antusiasme masyarakat justru membuat jumlah peserta SBAM Fun Run 2026 membeludak hingga sekitar 550 orang. Fenomena tersebut menjadi sinyal kuat bahwa minat masyarakat Maluku terhadap olahraga dan gaya hidup sehat semakin tumbuh.
Kegiatan yang digelar Swiss-Belhotel Ambon, Sabtu (15/8/2026), itu memasuki tahun kelima penyelenggaraan. Tingginya partisipasi masyarakat membuat SBAM Fun Run tak lagi sekadar agenda olahraga tahunan, tetapi mulai menjadi magnet kegiatan olahraga rekreatif di Kota Ambon.
Cluster General Manager Swiss-Belhotel Ambon, Mirdat Elungan, mengatakan jumlah peserta yang melampaui target menjadi bukti bahwa masyarakat semakin menyadari pentingnya menjaga kesehatan melalui aktivitas olahraga.
“Yang diharapkan dari kegiatan ini tentunya kita mengajak semua masyarakat, khususnya di Provinsi Maluku, bahwa hidup sehat itu penting,” kata Mirdat seusai kegiatan.
Peserta SBAM Fun Run 2026 datang dari berbagai kelompok usia. Anak-anak mulai usia delapan tahun hingga peserta lanjut usia turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Menurut Mirdat, keberagaman peserta menunjukkan bahwa olahraga semakin diterima sebagai aktivitas bersama yang dapat dinikmati berbagai lapisan masyarakat.
Antusiasme bahkan tidak berhenti ketika pendaftaran resmi ditutup. Masyarakat masih terus menghubungi panitia untuk menanyakan kesempatan mengikuti kegiatan tersebut.
“Kenyataannya bisa mencapai 550 peserta. Bahkan setelah pendaftaran ditutup, masih banyak masyarakat yang menanyakan untuk ikut. Ini membuktikan antusiasme masyarakat di Provinsi Maluku sangat tinggi terhadap kegiatan ini,” ujarnya.
Rangkaian SBAM Fun Run 2026 dimulai dari halaman Swiss-Belhotel Ambon. Peserta kemudian menyusuri sejumlah kawasan di Kota Ambon, termasuk Aipati dan kawasan Gong Perdamaian Ambon, sebelum kembali ke garis finis di halaman hotel.
Kegiatan tersebut secara resmi dilepas oleh Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, didampingi sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Memasuki tahun kelima, penyelenggara juga memberikan sejumlah inovasi agar SBAM Fun Run tidak monoton.
Desain seragam peserta dibuat berbeda setiap tahun, sementara sesi stretching bersama instruktur kebugaran dilakukan sebelum peserta memulai lari.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya penyelenggara mengedukasi peserta mengenai pentingnya persiapan fisik sebelum melakukan aktivitas olahraga.
Semarak kegiatan semakin lengkap dengan berbagai hadiah yang disiapkan panitia. Tahun ini, hampir 200 door prize disediakan, ditambah hadiah hiburan, voucher, serta dukungan dari sejumlah mitra dan sponsor perhotelan di Maluku.
Mirdat mengatakan berbagai rangkaian tersebut dirancang agar kegiatan olahraga tidak hanya menghadirkan kesenangan, tetapi juga membangun kebiasaan hidup sehat di tengah masyarakat.
Karena itu, SBAM Fun Run akan terus diupayakan menjadi agenda berkelanjutan yang dapat dinantikan masyarakat Maluku setiap tahun.
Swiss-Belhotel Ambon juga membuka peluang pengembangan kegiatan olahraga lainnya. Rencana pelaksanaan fun bike masih dalam tahap koordinasi bersama manajemen dan para sponsor.
Selain itu, sejumlah agenda lain tengah dipersiapkan dengan konsep berbeda untuk memperluas keterlibatan masyarakat.
Salah satunya Nusantara Fashion Show yang direncanakan berlangsung di Zest Hotel Ambon dengan mengangkat keberagaman budaya dari berbagai daerah di Indonesia.
Dengan membeludaknya jumlah peserta hingga 550 orang, SBAM Fun Run 2026 menunjukkan bahwa geliat olahraga masyarakat Maluku memiliki ruang yang semakin besar.
Lebih dari sekadar berlari, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk membangun kesadaran bahwa menjaga kebugaran dan menerapkan pola hidup sehat perlu menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari.
SBAM Fun Run pun diharapkan terus berkembang dari sebuah agenda olahraga tahunan menjadi salah satu gerakan positif yang ikut mendorong lahirnya masyarakat Maluku yang lebih aktif, bugar, dan sehat.***














Komentar