Sahabat Bumi IAKN Ambon dan Green Moluccas Ajak Generasi Muda Rawat Lingkungan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 19 Agustus 2026 - 06:06 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku— Kepedulian terhadap lingkungan terus didorong melalui gerakan kolaboratif yang melibatkan generasi muda. Program Studi Agama Budaya dan Pariwisata IAKN Ambon bersama Yayasan Green Moluccas menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Sahabat Bumi” di Negeri Lilibooi, Kabupaten Maluku Tengah, pada 15 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut menjadi ruang edukasi sekaligus aksi nyata untuk menumbuhkan kesadaran pelajar, remaja, dan pemuda mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.

Program Sahabat Bumi berangkat dari keprihatinan terhadap berbagai persoalan lingkungan di tengah pesatnya pembangunan dan perubahan gaya hidup masyarakat. Melalui pendekatan yang inspiratif, peserta diajak memahami bahwa upaya menjaga bumi tidak harus dimulai dari langkah besar, tetapi dapat dilakukan melalui aksi sederhana yang konsisten.

“Bersama Menjaga, Bersama Merawat” menjadi semangat utama dalam kegiatan tersebut. Generasi muda didorong tidak hanya menjadi penerima edukasi lingkungan, tetapi juga mengambil peran sebagai bagian dari solusi terhadap persoalan ekologis di lingkungan masing-masing.

Kegiatan Sahabat Bumi dilaksanakan dalam dua fase utama, yakni aksi bersih lingkungan dan penanaman pohon yang ditandai dengan pemberian bibit secara simbolis.

Selain kegiatan bersih lingkungan, program tersebut juga memberikan perhatian pada aspek penghijauan sekaligus pemanfaatan tanaman produktif. Pemerintah Negeri Lilibooi sebelumnya meminta agar jenis tanaman yang diberikan berupa pohon buah-buahan yang relatif cepat berbuah sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

Sebagai bentuk dukungan terhadap permintaan tersebut, dalam kegiatan ini diserahkan lebih dari 100 bibit pohon mangga okulasi serta 50 bibit pohon matoa untuk dikembangkan di lingkungan masyarakat.

Penyerahan bibit tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi bagian dari upaya membangun budaya menanam dan merawat tanaman produktif di tengah masyarakat.

Program Sahabat Bumi juga menempatkan edukasi lingkungan sebagai fondasi penting. Peserta diajak melihat persoalan lingkungan bukan melalui pendekatan yang menakutkan, melainkan dengan membangun empati, pengetahuan, dan kesadaran bahwa setiap individu memiliki peran dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

Baca Juga :  Kampanye Dialogis 2M, BMW "Kas Manyala" Batu Meja

Bagi penyelenggara, kegiatan tersebut bukan sekadar aksi membersihkan lingkungan maupun menanam pohon. Sahabat Bumi diarahkan sebagai investasi jangka panjang untuk menumbuhkan nilai kepedulian lingkungan dan kepemimpinan ekologis di kalangan generasi muda.

Kehadiran tanaman buah produktif diharapkan memberikan manfaat ekologis sekaligus sosial-ekonomi bagi masyarakat. Pada saat yang sama, keterlibatan generasi muda dalam kegiatan lingkungan diharapkan membentuk karakter yang lebih peduli, bertanggung jawab, dan proaktif dalam menjaga lingkungan.

Kegiatan di Negeri Lilibooi sekaligus ditutup dengan penyerahan bibit pohon secara simbolis. Dari IAKN Ambon hadir Wakil Dekan I Fakultas Ilmu Sosial, Dr. J. Keleufna, M.Th., bersama Executive Manager Green Moluccas, Sien Singerin.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses
ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub
Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 08:21 WIT

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 November 2026 - 05:23 WIT

Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Senin, 2 November 2026 - 02:20 WIT

Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla

Minggu, 1 November 2026 - 14:29 WIT

Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT