Ambon, Maluku, Pengurus Wilayah (PW) Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Maluku melakukan koordinasi dengan Polda Maluku menjelang pelaksanaan Muktamar XIV KAMMI yang dijadwalkan berlangsung di Kota Ambon, 30 Oktober 2026.
Ketua Umum PW KAMMI Maluku, M. Uar Manasi, bersama jajaran pengurus bertemu Direktur Intelkam Polda Maluku, Kombes Pol. Darmawan Dwi Haryanto, di ruang kerjanya.
Pertemuan tersebut menjadi momentum silaturahmi sekaligus membahas kesiapan pelaksanaan agenda nasional KAMMI, termasuk aspek koordinasi dan keamanan selama kegiatan berlangsung.
Uar menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Maluku dan seluruh jajaran atas upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Maluku.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Maluku beserta seluruh jajaran yang selama ini terus bekerja tanpa kenal lelah dalam menjaga kondisi Kamtibmas di Maluku. Silaturahmi ini juga menjadi momentum bagi kami untuk membangun komunikasi dengan Direktur Intelkam Polda Maluku yang baru sekaligus berkoordinasi terkait agenda nasional Muktamar XIV KAMMI di Maluku,” ujar Uar pada media ini, Selasa (29/09/2026).
Menurut Uar, Muktamar XIV diperkirakan dihadiri sekitar 800 hingga 1.000 peserta dari berbagai wilayah Indonesia dan luar negeri.
Peserta berasal dari 32 Pengurus Wilayah (PW), 141 Pengurus Daerah (PD), serta lima Pengurus Daerah KAMMI yang berada di luar negeri.
“Karena peserta yang akan hadir cukup banyak dan berasal dari berbagai wilayah, tentu persiapannya harus dilakukan dengan matang dan perlu kerja sama dari semua pihak, termasuk Polda Maluku,” katanya.
Selain agenda organisasi, KAMMI Maluku berharap Muktamar XIV menjadi momentum memperkenalkan budaya, sejarah, pariwisata, kuliner, serta potensi ekonomi Maluku kepada peserta dari berbagai daerah dan luar negeri.
Uar mengatakan para peserta diharapkan tidak hanya mengikuti rangkaian muktamar, tetapi juga mendapatkan pengalaman mengenai kehidupan dan kekayaan daerah Maluku.
“Kami ingin para peserta yang datang ke Maluku tidak hanya mengikuti agenda Muktamar, tetapi juga membawa pulang cerita tentang Maluku. Mereka bisa mengenal budaya, sejarah, kuliner, wisata, dan kehidupan masyarakat Maluku,” ujarnya.
Kehadiran ratusan peserta juga dinilai berpotensi menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat, terutama sektor transportasi, penginapan, kuliner, UMKM, jasa perjalanan, serta produk lokal.
PW KAMMI Maluku menyatakan akan terus membangun koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan agar Muktamar XIV dapat berlangsung tertib, lancar, dan memberikan dampak positif bagi daerah.*














Komentar