Sahertian: Pengawasan Lemah, Target Pendapatan Daerah Terus Meleset

- Jurnalis

Kamis, 5 Februari 2026 - 05:44 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku,- Anggota Komisi II DPRD Provinsi Maluku, Ary Sahertian, menyoroti lemahnya realisasi pendapatan daerah yang hingga kini belum mencapai target, baik dari sektor pajak, retribusi, maupun kerja sama pengelolaan aset daerah.

Menurut Ary, evaluasi terhadap dinas pengumpul pendapatan memang rutin dilakukan setiap tiga bulan atau per semester, namun pada akhir tahun masih ditemukan banyak ketidaksesuaian.

“Evaluasi sudah dilakukan berkala, tetapi di akhir tahun justru banyak wajib pajak dan retribusi yang tidak memenuhi persyaratan. Ini berdampak langsung pada tidak tercapainya target pendapatan daerah,” ujar Ary, Kamis (05/02/2026).

Ia menilai Inspektorat sebagai pengawas internal daerah belum menjalankan perannya secara maksimal dalam mendeteksi persoalan sejak dini.

“Kalau evaluasi sudah rutin tetapi masalah tetap muncul di akhir tahun, berarti pengawasan belum berjalan efektif. Apalagi jika masih banyak pihak yang tidak membayar meski sudah melalui tahapan evaluasi berulang,” tegasnya.

Baca Juga :  Karutan Kelas IIA Ambon Inisiasi Program Rehabilitasi WBP, Gandeng BNNP Maluku Wujudkan Pemulihan Sejati

Kondisi tersebut, lanjut Ary, berdampak serius terhadap kinerja keuangan daerah. Karena itu, ia mendorong adanya tindakan tegas terhadap pejabat yang tidak mampu mencapai target.

“Jika target dan persyaratan sudah jelas namun tetap tidak tercapai, maka perlu langkah konkret, termasuk evaluasi jabatan hingga pencopotan kepala dinas terkait,” katanya.

Terkait pengelolaan Pasar Merdeka, Ary menjelaskan bahwa kewenangan berada di Pemerintah Kota Ambon, sehingga koordinasi antara pemerintah provinsi dan kota menjadi keharusan.

“Dari data yang ada, hanya sekitar 200 pedagang dari lebih 1.800 yang membayar pajak. Ini kondisi yang tidak wajar dan harus segera dibenahi melalui koordinasi lintas pemerintah,” ujarnya.

Ia juga menyinggung kebijakan penertiban parkir liar yang pernah dilakukan Pemkot Ambon di masa lalu dan berdampak positif pada pendapatan daerah.

“Saat itu pendapatan parkir bisa mencapai Rp4 juta per hari. Namun sekarang, dari data yang kami terima, kontribusi sektor ini sudah tidak ada lagi,” ungkapnya.

Selain itu, Ary menekankan perlunya rekomendasi resmi pemerintah provinsi atas hasil evaluasi kinerja dinas pengelola pendapatan agar koordinasi lintas sektor bisa berjalan optimal.

Mengenai kontrak dengan pihak pengelola fasilitas daerah, Ary menegaskan bahwa kerusakan fasilitas tidak boleh dijadikan alasan untuk menghindari kewajiban pembayaran.

“Tidak ada klausul kontrak yang membenarkan alasan kerusakan untuk tidak membayar. Setiap kerusakan harus dijelaskan secara jelas dan bertanggung jawab,” tegasnya.

Terakhir, Ary mengungkapkan kekhawatiran soal ketidakjelasan data setoran dari Pertamina. DPRD, kata dia, membutuhkan data kuota BBM yang masuk ke Maluku untuk menghitung potensi pendapatan daerah secara akurat.

“Kami berharap ada rekomendasi resmi agar data kuota BBM dan besaran kontribusi untuk daerah bisa diketahui secara pasti,” pungkasnya.*

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan
SIKENDALI AMBON Jadi Strategi Baru Pemkot Antisipasi Ancaman Inflasi
Kodam Pattimura Gelar FGD, Pangdam Setop Sementara Pembangunan Waitomu
Pelayanan Feri Kacau, Tuhepaly Sentil Gubernur: Tak Mampu Kerja, Jangan Kerja!
54 Atlet Panjat Tebing Ambon Bakal Bersaing Rebut Tiket POPMAL 2027
Yayasan Manumata Rumah Cinta Gandeng RSUD Kota Ambon Gelar Pelayanan Kesehatan Gratis bagi 150 Warga Lateri

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 10:47 WIT

BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:02 WIT

PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:32 WIT

SIKENDALI AMBON Jadi Strategi Baru Pemkot Antisipasi Ancaman Inflasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:44 WIT

Kodam Pattimura Gelar FGD, Pangdam Setop Sementara Pembangunan Waitomu

Berita Terbaru