Wajo Beberkan Akar Masalah Lambannya Infrastruktur di Maluku

- Jurnalis

Sabtu, 7 Februari 2026 - 08:08 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku,- Ketua Komisi III DPRD Provinsi Maluku, Alhidayat Wajo, mengungkapkan bahwa lambatnya pembangunan infrastruktur di Maluku disebabkan keterlambatan penginputan usulan proyek oleh pemerintah kabupaten dan kota melalui sistem aplikasi nasional.

Hal tersebut disampaikan Alhidayat Wajo saat dihubungi dari Ambon, Sabtu (07/02/2026).

Menurutnya, persoalan itu terungkap setelah Komisi III DPRD Provinsi Maluku melakukan komunikasi intensif dengan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum.

Ia menjelaskan, saat ini sistem perencanaan pembangunan infrastruktur telah sepenuhnya berbasis digital dan berlaku secara nasional, dengan batas waktu pengusulan yang ketat dan tidak dapat ditoleransi.

“Salah satu penyebab utama pembangunan infrastruktur di Maluku terkesan lambat adalah karena usulan dari kabupaten dan kota sering terlambat masuk ke dalam sistem. Semua proses sudah terstandarisasi secara nasional, sehingga tidak ada kelonggaran waktu,” ujar Alhidayat.

Ia menegaskan, seluruh pemerintah daerah di Maluku harus lebih proaktif dan disiplin dalam mengelola administrasi pengusulan proyek.

Jika mengalami kendala teknis dalam sistem, pemerintah daerah diminta terus berupaya hingga usulan berhasil terdaftar.

Baca Juga :  Ambon Rayakan Harmoni Lewat Kasidah di Festival Seni Budaya Islami 2025

“Kita tidak bisa menyalahkan sistem, karena seluruh daerah di Indonesia menggunakan mekanisme yang sama. Yang dibutuhkan adalah sikap aktif agar kesempatan pembangunan tidak terlewatkan,” tegasnya.

Selain masalah penginputan usulan, Alhidayat juga menyoroti ketidakhadiran sejumlah kepala dinas terkait dalam rapat evaluasi pembangunan yang digelar beberapa waktu lalu.

Ia menyebut perwakilan dari Kabupaten Maluku Tengah dan Maluku Tenggara tidak menghadiri rapat tanpa pemberitahuan resmi.

“Kami sangat menyesalkan hal ini, karena rapat evaluasi menyangkut kepentingan masyarakat luas. Pembangunan infrastruktur merupakan tulang punggung kemajuan daerah dan harus menjadi prioritas utama,” tutupnya.*

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan
SIKENDALI AMBON Jadi Strategi Baru Pemkot Antisipasi Ancaman Inflasi
Kodam Pattimura Gelar FGD, Pangdam Setop Sementara Pembangunan Waitomu
Pelayanan Feri Kacau, Tuhepaly Sentil Gubernur: Tak Mampu Kerja, Jangan Kerja!
54 Atlet Panjat Tebing Ambon Bakal Bersaing Rebut Tiket POPMAL 2027
Yayasan Manumata Rumah Cinta Gandeng RSUD Kota Ambon Gelar Pelayanan Kesehatan Gratis bagi 150 Warga Lateri

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 10:47 WIT

BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:02 WIT

PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:32 WIT

SIKENDALI AMBON Jadi Strategi Baru Pemkot Antisipasi Ancaman Inflasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:44 WIT

Kodam Pattimura Gelar FGD, Pangdam Setop Sementara Pembangunan Waitomu

Berita Terbaru