Empat Tahun Berturut-turut, BRI Pertahankan Posisi sebagai Merek Paling Bernilai di Indonesia

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:23 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

JAKARTA — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) kembali memperkuat posisinya di industri perbankan nasional dengan mempertahankan predikat sebagai merek paling bernilai di Indonesia selama empat tahun berturut-turut. Berdasarkan laporan Brand Finance Indonesia 100 2026, nilai merek BRI tercatat mencapai USD6,9 miliar.

Pencapaian tersebut menegaskan konsistensi BRI dalam membangun kekuatan merek di tengah dinamika perekonomian global dan persaingan industri jasa keuangan yang semakin kompetitif. Laporan yang dirilis konsultan valuasi merek global Brand Finance itu menempatkan BRI di peringkat pertama dalam daftar merek paling bernilai di Indonesia.

Kekuatan merek BRI ditopang oleh fundamental bisnis perbankan yang luas, termasuk layanan perbankan ritel, pembiayaan mikro dan konsumer, serta jaringan layanan yang menjangkau berbagai lapisan masyarakat. Upaya memperluas inklusi keuangan juga menjadi bagian penting dalam memperkuat posisi perseroan di industri perbankan nasional.

Secara keseluruhan, 100 merek paling bernilai di Indonesia dalam laporan tersebut memiliki nilai gabungan mencapai USD44,8 miliar. Sektor perbankan menyumbang sekitar 45 persen dari total nilai tersebut, mencerminkan peran strategis industri keuangan dalam membentuk kekuatan merek nasional.

Corporate Secretary BRI, Dhanny, mengatakan keberhasilan mempertahankan posisi teratas selama empat tahun berturut-turut merupakan pengakuan atas konsistensi perseroan dalam mengembangkan bisnis berkelanjutan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Mempertahankan posisi sebagai merek paling bernilai di Indonesia selama empat tahun berturut-turut merupakan pencapaian yang sangat berarti bagi BRI. Bagi kami, kekuatan sebuah merek terutama dibangun melalui kepercayaan nasabah, kualitas layanan, serta kemampuan perusahaan dalam memberikan nilai tambah secara konsisten,” ujar Dhanny.

Menurut dia, pengakuan tersebut menjadi dorongan bagi BRI untuk terus memperkuat fundamental bisnis, meningkatkan kualitas layanan, dan memperluas kontribusi terhadap perekonomian nasional.

Selain unggul dari sisi nilai merek, BRI juga mencatatkan pencapaian dalam aspek keberlanjutan. Brand Finance menempatkan BRI sebagai merek dengan Sustainability Perceptions Value (SPV) tertinggi di Indonesia, dengan nilai mencapai USD328 juta.

Indikator SPV mencerminkan nilai yang berkaitan dengan persepsi publik terhadap komitmen keberlanjutan suatu perusahaan dalam membentuk nilai mereknya. Capaian tersebut menunjukkan bahwa persepsi terhadap praktik keberlanjutan turut menjadi salah satu unsur yang diperhitungkan dalam penilaian merek.

Bagi BRI, keberlanjutan merupakan bagian dari strategi bisnis jangka panjang, bukan sekadar agenda pelaporan atau pemenuhan kepatuhan. Komitmen itu diwujudkan melalui penguatan pembiayaan berkelanjutan, pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), perluasan inklusi keuangan, serta penerapan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola atau Environmental, Social, and Governance (ESG).

Dhanny menegaskan, pertumbuhan bisnis yang berkualitas perlu berjalan seiring dengan kontribusi nyata terhadap masyarakat dan lingkungan.

“Bagi BRI, keberlanjutan bukan sekadar pemenuhan aspek kepatuhan ataupun pelaporan ESG, melainkan bagian dari strategi untuk menciptakan nilai jangka panjang. Kami meyakini bahwa pertumbuhan bisnis yang berkualitas harus berjalan seiring dengan kontribusi nyata bagi masyarakat dan lingkungan,” tegasnya.

Ia menambahkan, penguatan inklusi keuangan, pemberdayaan UMKM, dan penerapan tata kelola perusahaan yang baik akan tetap menjadi prioritas BRI dalam menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan.

Dengan nilai merek USD6,9 miliar dan capaian SPV sebesar USD328 juta, BRI menegaskan arah pengembangan bisnis yang tidak hanya berorientasi pada kinerja finansial, tetapi juga pada kepercayaan publik, kualitas pelayanan, serta penciptaan nilai jangka panjang bagi perekonomian Indonesia.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses
ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub
Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 08:21 WIT

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 November 2026 - 05:23 WIT

Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Senin, 2 November 2026 - 02:20 WIT

Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla

Minggu, 1 November 2026 - 14:29 WIT

Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT