Tual, Maluku– Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, melakukan kunjungan kerja ke Kota Tual pada Selasa (13/5/2025), dengan salah satu agenda utama yakni mengunjungi kawasan industri PT Samudera Indo Sejahtera (PT SIS) di Ngadi.
Kesempatan itu, Gubernur meresmikan tiga fasilitas pendukung melalui penandatanganan prasasti sebagai bagian dari implementasi Technical Cooperation Guidelines (TCG).
Tiga fasilitas yang diresmikan meliputi gerai Kentucky Fried Chicken (KFC), Wisma Gazebo, dan sebuah kelenteng.
Direktur Utama PT SIS, Daniel Rusli, menjelaskan bahwa ketiganya dibangun sebagai infrastruktur penunjang kawasan industri guna mendukung pelaksanaan kerja sama teknis antara Indonesia dan Tiongkok.
“Fasilitas ini tidak hanya berfungsi secara operasional, tetapi juga berperan penting dalam memperkuat aspek sosial, budaya, dan menciptakan lingkungan kerja yang nyaman. Semua ini merupakan bagian integral dari standar TCG yang kami terapkan,” ujar Daniel.
Menurutnya, kehadiran KFC di kawasan industri menjadi bagian dari penyediaan layanan makanan modern sekaligus menunjang kebutuhan logistik.
Sementara itu, Wisma Gazebo dirancang sebagai fasilitas akomodasi yang layak dan representatif bagi tenaga ahli maupun mitra kerja, baik dari dalam negeri maupun mancanegara.
Adapun pembangunan kelenteng dimaksudkan sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai budaya dan spiritual, khususnya bagi komunitas pekerja asal Tiongkok yang beraktivitas di kawasan PT SIS.
Daniel juga mengungkapkan bahwa PT SIS telah menyiapkan pengembangan infrastruktur lanjutan berupa cold storage berkapasitas 2.500 hingga 3.000 ton serta dockyard untuk memperkuat kapasitas dan efisiensi kawasan industri perikanan terpadu.
Peresmian ini, lanjutnya, sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan 100 hari kerja Gubernur Maluku dan Wali Kota Tual.
“Ini merupakan wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah dan sektor industri dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kelautan di kawasan timur Indonesia,” tutup Daniel.***





































































Discussion about this post