HMI Namlea Bakal Lapor Dua Oknum Polisi ke Polda Maluku, Dugaan Keterlibatan di Tambang Ilegal

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 15 Februari 2025 - 08:07 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Namlea, Maluku– Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Namlea resmi bersuara keras terhadap dugaan keterlibatan dua oknum anggota kepolisian dalam aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di kawasan Gunung Botak.

Tak main-main, organisasi mahasiswa ini berencana melaporkan Aipda ET dan Bripka RF ke Polda Maluku, bahkan hingga Mabes Polri.

Ketua HMI Cabang Namlea, Abdulah Fatsey, menegaskan pihaknya telah menyiapkan bukti-bukti autentik untuk memperkuat laporan tersebut.

“Kami akan melayangkan laporan resmi ke Polda Maluku dan Mabes Polri sebagai bentuk keseriusan dalam mengawal kepentingan publik. Kami ingin memastikan bahwa Polri tetap memiliki citra bersih di mata masyarakat, tanpa ada praktik tebang pilih dalam penegakan hukum,” tegasnya kepada wartawan, Sabtu (15/2) pagi.

Nada serupa juga disampaikan Ketua Bidang PTKP HMI Buru, Ikbal Koroy. Ia mengungkapkan bahwa HMI telah melakukan investigasi lapangan guna merampungkan bukti-bukti dugaan keterlibatan dua oknum polisi tersebut.

“Kami sudah melakukan rapat internal di Graha, Jalan Pengadilan, dan dalam waktu dekat akan menyerahkan dua laporan—satu ke Polda Maluku dan satunya ke Irwasum Mabes Polri,” kata Koroy melalui sambungan telepon.

Baca Juga :  Walikota Ambon Ingatkan Ancaman Krisis Sosial: “Fondasinya Retak dari Keluarga”

HMI menegaskan akan mengawal kasus ini hingga tuntas.

“Kami yakin Polri tetap menjaga netralitasnya dalam memberikan pelayanan publik. Namun, jika ada oknum yang bermain di tambang ilegal, ini tidak bisa dibiarkan,” tegas Koroy.

Kasus dugaan keterlibatan aparat dalam aktivitas ilegal ini menjadi sorotan tajam. Publik menanti langkah tegas institusi kepolisian dalam menindak anggotanya yang diduga bermain di ranah ilegal. Akankah kasus ini dituntaskan secara transparan? Ataukah akan menguap begitu saja?. ***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses
ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub
Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 08:21 WIT

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 November 2026 - 05:23 WIT

Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Senin, 2 November 2026 - 02:20 WIT

Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla

Minggu, 1 November 2026 - 14:29 WIT

Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT