Walikota Ambon Ingatkan Ancaman Krisis Sosial: “Fondasinya Retak dari Keluarga”

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 12 Desember 2025 - 06:49 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku– Walikota Ambon, Bodewin Wattimena, menyampaikan peringatan tegas mengenai ancaman krisis sosial yang tengah membayangi Kota Ambon.

Menurutnya, berbagai persoalan sosial yang muncul saat ini berakar pada melemahnya ketahanan keluarga. Pesan itu disampaikannya dalam Perayaan HUT ke-26 Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Ambon di Ruang Vlissingen, Jumat (12/12/2025).

Dalam sambutannya, Wattimena menegaskan bahwa Dharma Wanita memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan keluarga ASN—sebuah pondasi penting untuk menyiapkan generasi yang tangguh menuju Indonesia Emas 2045.

“Menuju 2045 hanya 20 tahun lagi. Kalau keluarga tidak kuat, kalau anak-anak tidak sehat, dan ASN tidak disiplin, mustahil kita bisa sampai ke sana,” tegasnya.

Walikota juga menyoroti pentingnya peran istri ASN sebagai penjaga kedisiplinan dan integritas aparatur.

Ia menilai kualitas pelayanan publik sangat dipengaruhi oleh kondisi keluarga para ASN.

“Ibu-ibu bukan hanya urus rumah. Ibu-ibu harus mampu memberi masukan yang jujur kepada suami agar bekerja disiplin, datang kantor tepat waktu, dan menjaga integritas,” ujarnya.

Menurut Wattimena, keluarga ASN yang kuat akan menghasilkan pelayanan publik yang berkualitas dan berintegritas.

Karena itu, ia meminta DWP terus menjadi motor penggerak dalam pembinaan keluarga aparatur.

Selain itu, ia menyoroti meningkatnya persoalan sosial di Ambon—mulai dari tingginya angka perceraian, stunting, hingga kasus HIV.

Fenomena itu disebutnya sebagai “bayang-bayang ancaman” yang harus diwaspadai dan dicegah sejak dari rumah.

“Jangan biarkan persoalan sosial ini diambil alih pemerintah saja. Keluarga adalah benteng pertama. Dharma Wanita adalah penggeraknya,” katanya.

Walikota juga mendorong struktur DWP dan Penggerak PKK untuk memperkuat edukasi keluarga, terutama terkait pengasuhan anak, kesehatan, hingga pengawasan aktivitas remaja, agar setiap keluarga mampu menjadi garda terdepan dalam menghadapi tantangan sosial di Ambon.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses
ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub
Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 08:21 WIT

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 November 2026 - 05:23 WIT

Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Senin, 2 November 2026 - 02:20 WIT

Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla

Minggu, 1 November 2026 - 14:29 WIT

Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT