Pemuda Muhammadiyah Maluku Murka: Polres SBB Diminta Tangkap Pelaku Penganiayaan Lansia di Petuanan Iha

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 18 Maret 2025 - 08:21 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku– Pemuda Muhammadiyah Maluku melayangkan ultimatum keras kepada Polres Seram Bagian Barat (SBB) atas lambannya penanganan kasus dugaan penganiayaan terhadap Wa Sarena (61), seorang lansia di Dusun Eli Besar, Desa Iha, Kecamatan Huamual.

Mereka menuntut agar pelaku segera ditangkap, atau bersiap menghadapi aksi demonstrasi besar-besaran.

“Kami tidak akan tinggal diam! Jika polisi terus bermain-main dengan hukum, Pemuda Muhammadiyah Maluku akan turun ke jalan untuk menuntut keadilan bagi korban!” tegas Farham Suneth, salah satu fungsionaris Pemuda Muhammadiyah Maluku, Selasa (18/3/2025).

Menurut Farham, laporan penganiayaan ini telah dibuat sejak 24 Februari 2025, namun hingga kini pelaku masih bebas berkeliaran, menunjukkan lemahnya penegakan hukum di wilayah tersebut.

“Kasus ini sudah terlalu lama dibiarkan tanpa tindakan nyata. Kami menuntut Polres Seram Bagian Barat segera menangkap pelaku dan menegakkan hukum secara adil!” lanjutnya.

Lansia Dipukul dan Diinjak, Bukti Luka Nyata

Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden penganiayaan terjadi pada Jumat, 21 Februari 2025, sekitar pukul 12.00 WIT. Korban diinjak dan dipukul dengan benda tumpul, mengakibatkan luka serius yang diperkuat dengan hasil rontgen dan luka berdarah pada tangan.

Baca Juga :  Majelis Taklim Al-Baitsu Kembali Gelar Pengobatan Gratis dan Khitanan Massal di Amalatu

Farham menegaskan bahwa jika dalam waktu dekat tidak ada perkembangan signifikan, Pemuda Muhammadiyah Maluku akan menggerakkan aksi massa sebagai bentuk perlawanan terhadap ketidakadilan.

“Kami beri peringatan terakhir! Jika pelaku tidak segera ditangkap, jangan salahkan kami jika ribuan massa turun ke jalan menuntut keadilan!” pungkasnya.

Pemuda Muhammadiyah Maluku berkomitmen untuk terus mengawal kasus ini dan menuntut Polres SBB bertindak tegas tanpa pandang bulu. Jika kepolisian gagal menegakkan hukum, gelombang perlawanan akan semakin besar. ***

 

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sengketa Lahan Blok Masela Berlarut, Masyuri Usulkan Kisar, Malra atau Offshore
BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon
BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari
69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:56 WIT

Sengketa Lahan Blok Masela Berlarut, Masyuri Usulkan Kisar, Malra atau Offshore

Rabu, 4 November 2026 - 06:55 WIT

BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon

Selasa, 3 November 2026 - 10:47 WIT

BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari

Selasa, 3 November 2026 - 05:51 WIT

69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Berita Terbaru