Bula, Maluku – Suasana haru menyambut kedatangan rombongan jamaah haji asal Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) yang tiba dengan selamat di Bandara Kufar, Kecamatan Tutuk Tolu, Rabu (1/7/2025), setelah menunaikan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.
Rombongan disambut hangat oleh Bupati SBT Fachri Husni Alkatiri bersama jajaran Forkopimda, Ketua DPRD Risman Sibualamo, sejumlah anggota DPRD, Kepala Kantor Kementerian Agama SBT Muh. Abduh Ernas, Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) SBT Supran Sultan, para pimpinan OPD, serta ratusan keluarga jamaah.
Dalam laporannya, Ketua PPIH Supran Sultan menyatakan seluruh jamaah telah menjalani ibadah haji sesuai ketentuan syariat. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas berbagai kekurangan selama proses pelayanan.
“Alhamdulillah, seluruh jamaah haji SBT insya Allah menjadi haji yang mabrur. Kami juga menyadari masih terdapat kekurangan, dan atas nama panitia serta pemerintah daerah, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya,” ujar Supran yang juga menjabat Kabag Kesra Setda SBT.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag SBT Muh. Abduh Ernas menjelaskan bahwa dari total 102 jamaah, satu orang masih dalam perawatan di Madinah karena alasan kesehatan.
“Sebanyak 101 jamaah telah kembali dengan selamat. Satu jamaah kita masih dirawat di Madinah, dan insya Allah akan dipulangkan bersama kelompok tanazul pada 4 Juli. Kondisinya saat ini membaik dan terus dipantau oleh tim Kemenag,” terangnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga semangat dan nilai-nilai spiritual haji dalam kehidupan sehari-hari.
“Ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, tapi juga ujian keikhlasan dan kesabaran. Kami berharap nilai-nilai itu bisa dibawa pulang dan diaplikasikan dalam kehidupan sosial,” ucap Abduh.
Bupati Fachri Husni Alkatiri dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas kepulangan para jamaah dalam keadaan sehat. Ia juga menyerukan agar pengalaman spiritual di Tanah Suci menjadi bekal untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Selamat datang kembali di Bumi Ita Wotu Nusa. Ibadah haji adalah perjalanan ruhani yang sarat makna. Kami berharap, sekembalinya dari Tanah Suci, para jamaah mampu menjadi teladan, menebar nilai-nilai kebaikan, serta memperkuat persatuan dan harmoni di tengah masyarakat,” tuturnya.
Bupati juga mengapresiasi kerja keras seluruh panitia, petugas haji, tenaga medis, serta keluarga jamaah yang turut mendukung kelancaran pelaksanaan ibadah haji tahun ini.****














Komentar