Polres Buru dan SAR Lanjutkan Pencarian Penambang yang Tertimbun Longsor

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 10 Maret 2025 - 05:37 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

πŸ™ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Namlea, Maluku – Polres Buru bersama SAR Pos Namlea akan melanjutkan pencarian para penambang emas ilegal yang diduga masih tertimbun material longsor di kawasan Gunung Botak, Kabupaten Buru, Senin (10/3/2025).

Kapolres Buru, AKBP Sulastri Sukidjang, menyatakan bahwa pasca-bencana longsor yang menewaskan tujuh orang, situasi keamanan di wilayah hukum Polres Buru tetap kondusif.

Pihaknya telah mengamankan lokasi kejadian dengan memasang garis polisi serta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan saksi.

Baca Juga :  PK Kasus Sita Alat Berat, Kuasa Hukum Imran Cs Desak MA Batalkan Dalil JPU

“Saat ini kami masih melakukan identifikasi terhadap kemungkinan adanya sekitar 20 penambang yang tertimbun. Kami juga mengimbau keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarganya agar segera melapor ke Polres Buru untuk proses identifikasi,” ujar Kapolres.

Tim SAR bersama aparat kepolisian akan bergerak ke lokasi untuk melanjutkan pencarian para korban.

Baca Juga :  Nelayan Hilang Tak Kunjung Ditemukan, Basarnas Hentikan Pencarian

Bencana longsor ini terjadi pada Sabtu (8/3/2025) pagi akibat jebolnya bak penampung air setelah curah hujan tinggi mengguyur kawasan tersebut.

Peristiwa ini mengakibatkan tujuh penambang ilegal meninggal dunia, sementara enam lainnya mengalami luka-luka.

Dari tujuh korban meninggal, lima di antaranya merupakan warga Maluku Utara dan telah dipulangkan ke daerah asal, sementara dua lainnya telah dimakamkan di TPU Desa Dava.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

300 Paket Sembako Warnai Pelantikan PD Muhammadiyah Buru
Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah Buru Resmi Dilantik
Kodim 1506/Namlea Bersama Warga Garap Fondasi Jembatan Gantung Namlea Ilath
Kapolda Maluku Segera Proses Soni Waemase Anggota Krimsus Beking Tambang Ilegal di Gunung Nona dan Gunung Botak
Waemkedan, Wameho, Gunung Nona dan Air Panas Buru Ramai Alat Berat, Kapolres Di Mana?
Alat Berat Beroperasi Terang-Terangan di Tambang Ilegal Gunung Nona-Air Panas Pulau Buru
Tim Tabur Buru Tangkap Buronan Kasus Asusila di Desa Namlea
Musda Golkar Buru Dinilai Terganggu, Pengurus DPD I Maluku Disorot

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 02:20 WIT

300 Paket Sembako Warnai Pelantikan PD Muhammadiyah Buru

Rabu, 28 Oktober 2026 - 02:15 WIT

Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah Buru Resmi Dilantik

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:02 WIT

Kodim 1506/Namlea Bersama Warga Garap Fondasi Jembatan Gantung Namlea Ilath

Minggu, 6 September 2026 - 23:40 WIT

Kapolda Maluku Segera Proses Soni Waemase Anggota Krimsus Beking Tambang Ilegal di Gunung Nona dan Gunung Botak

Senin, 3 Agustus 2026 - 06:13 WIT

Waemkedan, Wameho, Gunung Nona dan Air Panas Buru Ramai Alat Berat, Kapolres Di Mana?

Berita Terbaru

Trend Maluku

Bupati SBT Teken MoU Investasi Sagu di Forum Bisnis Sagu

Kamis, 5 Nov 2026 - 04:58 WIT

Trend Maluku

Tuntas Pembangunan Jembatan, Masyarakat Minta Pangdam Resmikan

Kamis, 5 Nov 2026 - 02:48 WIT