Nelayan Hilang Tak Kunjung Ditemukan, Basarnas Hentikan Pencarian

- Jurnalis

Senin, 27 Januari 2025 - 13:07 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku – Badan SAR Nasional (Basarnas) Ambon, akhirnya menghentikan proses pencarian terhadap Arifin Waiulung (56), salah satu nelayan asal Kabupaten Buru yang hilang sejak beberapa hari kemarin. Penghentian ini lantaran upaya pencarian korban tak kunjung ditemui.

Dalam rilis diterima trendingmaluku.com, Senin (27/1/2025), Basarnas Ambon mengumumkan telah menghentikan proses pencarian. Itu artinya, telah resmi dihentikan karena sudah berlangsung selama sepekan atau pencarian hari ke-7.

“Upaya pencarian terhadap satu orang nelayan asal Kabupaten Buru resmi dihentikan Basarnas,” demikian bunyi rilis Kantor BASARNAS Ambon.

Rilis itu menyebut, pria 56 tahun dilaporkan hilang kontak saat pergi melaut sejak Selasa sore (21/1/2025). Ia melakukan aktivitas di sekitaran perairan Batu Jungku, Kabupaten Buru.

Saat bepergian sekitar pukul 15.10 WIT, Arifin diketahui menggunakan perahu sampan. Namun hingga malam hari, korban tak kunjung kembali, sehingga upaya pencarian korban pun sempat dilakukan oleh masyarakat setempat, sebelum meneruskan informasi laka laut tersebut ke Pos SAR Namlea. 

Sebagai tindak lanjut atau update laporan dari masyarakat, Tim Rescue Pos SAR Namlea, TNI, Polri, dan masyarakat sekitar lalu berupaya mencari korban hilang ke beberapa koordinat, namun upaya tersebut tak membuahkan hasil. 

Baca Juga :  Washington prepares for Donald Trump's big moment

“Korban dinyatakan hilang oleh Basarnas usai tujuh hari lakukan operasi pencarian,”. 

Atas dasar itu, koordinasi bersama Tim SAR Gabungan dan keluarga korban, operasi SAR dinyatakan selesai atau ditutup. Keluarga menerima dan berterima kasih atas upaya yang telah dilakukan Tim SAR Gabungan selama sepekan terakhir.

“Seluruh unsur yang terlibat pun kini dikembalikan ke satuannya masing-masing, tentu dengan apresiasi yang tinggi karena telah berdedikasi dalam proses pencarian korban,” tegas Kantor Basarnas, sekaligus menutup rilisnya. (**)

 

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

300 Paket Sembako Warnai Pelantikan PD Muhammadiyah Buru
Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah Buru Resmi Dilantik
Kodim 1506/Namlea Bersama Warga Garap Fondasi Jembatan Gantung Namlea Ilath
Kapolda Maluku Segera Proses Soni Waemase Anggota Krimsus Beking Tambang Ilegal di Gunung Nona dan Gunung Botak
Waemkedan, Wameho, Gunung Nona dan Air Panas Buru Ramai Alat Berat, Kapolres Di Mana?
Alat Berat Beroperasi Terang-Terangan di Tambang Ilegal Gunung Nona-Air Panas Pulau Buru
Tim Tabur Buru Tangkap Buronan Kasus Asusila di Desa Namlea
Musda Golkar Buru Dinilai Terganggu, Pengurus DPD I Maluku Disorot

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 02:20 WIT

300 Paket Sembako Warnai Pelantikan PD Muhammadiyah Buru

Rabu, 28 Oktober 2026 - 02:15 WIT

Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah Buru Resmi Dilantik

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:02 WIT

Kodim 1506/Namlea Bersama Warga Garap Fondasi Jembatan Gantung Namlea Ilath

Minggu, 6 September 2026 - 23:40 WIT

Kapolda Maluku Segera Proses Soni Waemase Anggota Krimsus Beking Tambang Ilegal di Gunung Nona dan Gunung Botak

Senin, 3 Agustus 2026 - 06:13 WIT

Waemkedan, Wameho, Gunung Nona dan Air Panas Buru Ramai Alat Berat, Kapolres Di Mana?

Berita Terbaru